Terakhir Antar Pesanan ke Dago, Polisi Masih Mencari Pengemudi Ojol yang Hilang di Kota Bandung
Ichsan July 28, 2026 01:48 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolsek Cibeunying Kidul Polrestabes Bandung, Kompol Yadi S menanggapi terkait informasi orang hilang yang merupakan seorang pengemudi ojek online, Diki Akbari (23).

Menurut Kapolsek, pihaknya sudah menerima laporan orang hilang dan telah menyebarkan di grup SPKT Polrestabes serta jajaran polsek terkait informasi orang hilang.

"Unit serse sementara ini sedang berupaya mencari keterangan dan informasi keberadaan orang yang hilang tersebut," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).

Seorang pengemudi ojek online, Diki Akbari (23) dikabarkan hilang sejak Sabtu (25/7/2026) malam. Diki keluar dari rumah pukul 21.00 WIB untuk mengambil pesanan dan mengantarkannya ke daerah Cihaurgeulis. 

Istri Diki, Arni Mardiani menceritakan setelah mengantarkan pesanan ke wilayah Cihaurgeulis, suaminya itu mendapatkan pesanan lagi ke Saparua dan Dago. Namun, setelah di wilayah Dago itu, Arni sempat memintanya pulang dan hati-hati di jalan.

"Posisinya waktu itu suami bilang baterai low batt, saya bilang hati-hati di jalan. Saya kira sudah pulang, tapi sampai pukul 23.00 WIB belum juga pulang, dan dari situ enggak ada kabar lagi serta handphonenya tak aktif," katanya saat ditemui di kediamannya di RW 12, Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).

Pihak keluarga pun sudah melaporkan kehilangan Diki Akbari ke Polsek Cibeunying Kidul dan berharap ada kabar baik sekaligus tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan menimpa Diki.

"Kalau dia ingat anak, pulang dengan selamat, meski tak ada motor dan hape enggak apa-apa asal dia pulang dalam keadaan sehat dan cepat kembali ke rumah. Kami sudah hubungi rekan-rekannya juga dan saudara. Kami bingung dia enggak ada kabarnya," katanya.

Disinggung terkait apakah ada percekcokan atau masalah sebelumnya dengannya atau keluarga, Arni pun mengatakan tak ada permasalahan apapun.

"Semua baik-baik saja, bahkan Diki sempat ajak anak-anak ke Borma membeli perlengkapan sekolah dan sampai ke rumah biasa saja enggak ada masalah dan malamnya pergi ambil pesanan pun izin," katanya.

Diki Akbari berprofesi sebagai ojek online baru dua minggu. Dia di-PHK dan memutuskan menjadi pengemudi ojek online bahkan sampai tiga aplikasi ojek online demi menafkahi istri dan keempat anaknya yang masih kecil-kecil.

"Kami miliki empat orang anak, pertama sudah SD kelas tiga, lalu yang kedua itu sudah TK, anak ketiga baru usia tiga tahun, dan keempat itu baru satu tahun setengah," ujar Arni.

Arni pun tak kuasa menahan tangisnya ketika berharap suami tercintanya itu cepat pulang.

"Semoga (Diki) cepat ditemukan dalam keadaan selamat pulang ke rumah, karena anak-anak pada kecil dan anak-anak ini terus menanyakan ayah ke mana, kenapa enggak pulang-pulang. Saya sebagai ibu pun hanya bisa menenangkan kalau ayah lagi ngojek lagi cari uang, doain sama kalian supaya bisa pulang," ujar Arni sambil terisak.

Ayah Diki, Mulyana pun menyebut Diki sosok yang jarang bicara namun suka bergaul atau cepat akrab dengan orang. Selain itu, Diki sosok yang bertanggung jawab terhadap keluarganya. Itu pula diakui kakaknya, Ratih.

"Iya dia mau kerja kasar dan mau kerja apapun meski umurnya masih muda. Tanggung jawabnya besar terhadap keluarga dan enggak pernah berbuat aneh-aneh, serta alhamdulillah baik pandangannya di masyarakat dan keluarga," ujar Ratih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.