Kecelakaan Maut di Wajo, Kasek Bawaslu Luwu Duduk di Kursi Depan Saat Travel Ditabrak
Ansar July 28, 2026 03:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU -  Perjalanan pulang Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Nuzri Isla, dari Kota Belopa menuju Kota Makassar berakhir petaka.

Mobil travel jenis Toyota Innova yang ditumpanginya mengalami kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.

Akibat insiden tersebut, Nuzri mengalami patah tulang paha kiri dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar.

Dari foto yang diterima Tribun-Timur.com, bagian depan sisi kanan mobil Innova berwarna hitam itu tampak ringsek parah.

Kaca depan pecah membentuk jaring laba-laba.

Bodi kendaraan remuk hingga ruang kabin sisi penumpang nyaris tak berbentuk.

Pecahan bumper dan serpihan kendaraan berserakan di badan jalan.

Salah satu ban bahkan terlepas dari dudukannya.

Lampu kendaraan lain menerangi lokasi kejadian di tengah gelapnya Jalan Trans Sulawesi.

Komisioner Bawaslu Luwu, Wahyu Derajat, mengatakan Nuzri mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan Luwu menuju Makassar.

"Kalau yang diceritakan Pak Kasek ke saya, kejadiannya sekitar pukul 03.00 Wita di Keera," kata Wahyu kepada Tribun-Timur.com, Selasa (28/7/2026).

Menurut Wahyu, saat kejadian terdapat tiga kendaraan yang melaju beriringan di jalur tersebut.

Mobil travel yang ditumpangi Nuzri berada di urutan ketiga.

Saat itu ia duduk di kursi depan persis di samping sopir travel.

"Mobil pertama berhasil lolos saat mendahului kendaraan di depannya. Mobil kedua sempat bersentuhan, lalu mobil ketiga yang ditumpangi Pak Kasek tertabrak," bebernya.

Ia menduga kendaraan dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi.

Bahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kendaraan tersebut sebelumnya sempat menabrak seorang pengendara sepeda motor di wilayah Keera.

"Informasinya, sebelum itu ada pengendara motor yang ditabrak dan meninggal dunia," ungkapnya.

Usai kecelakaan, Nuzri sempat mendapat penanganan awal di Puskesmas Salobulo sebelum dirujuk ke RSUD Lamaddukelleng, Kabupaten Wajo.

Namun, sambung Wahyu, atas permintaan keluarga, ia kemudian dipindahkan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

"Istrinya meminta dirujuk ke Wahidin supaya penanganannya lebih maksimal. Kemungkinan juga karena dokter spesialis ortopedi di Makassar lebih lengkap," katanya.

Wahyu mengungkapkan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Nuzri mengalami patah tulang paha kiri.

Cedera tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang.

"Yang patah itu tulang paha kiri. Ini tulang besar, karena jadi penopang bobot badan, jadi kemungkinan membutuhkan waktu lama untuk pulih, bisa sampai tahunan," jelasnya.

Hingga kini, pihak keluarga masih mendampingi Nuzri menjalani perawatan intensif di RSUP Wahidin Sudirohusodo.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Wajo, Iptu Rahmat Akbar Sultan, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Kata dia, mobil pikap yang bertabrakan dengan mobil Innova itu datang dari selatan menuju ke utara.

Pihaknya belum bisa memastikan kondisi pasti sopir yang disebut-sebut dalam pengaruh alkohol.

"Benar, sebelumnya mobil tersebut juga menabrak seorang pengendara. Dan harus meregang nyawa usai menjalani perawatan di Puskesmas terdekat," ujarnya.

Rahmat menambahkan, akibat kejadian tersebut, penumpang mobil pikap dilaporkan meninggal dunia.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.