Kondisi Anak KD setelah Ayahnya Meninggal, Psikolog Ungkap Alami Trauma dan Gangguan Tidur
Laksmi Anindita July 28, 2026 01:56 PM

TRIBUNWOW.COM - Anak dari KD, pria yang diduga mencuri ayam dan meninggal dunia setelah peristiwa pengeroyokan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, mengalami trauma psikologis. Psikolog menyebut anak tersebut kini mengalami kecemasan dan gangguan tidur setelah kehilangan ayahnya secara mendadak.

Psikolog Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng, Tasya Yumika, mengatakan hasil asesmen awal menunjukkan adanya gejala trauma psikis. Anak korban disebut kerap mengingat peristiwa yang menimpa ayahnya, terutama ketika berada dalam situasi yang mengingatkan pada kebersamaan mereka.

Tasya menjelaskan proses pemulihan psikologis membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan. Pendekatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan usia anak, termasuk melalui kegiatan menggambar agar lebih mudah mengekspresikan perasaannya.

Baca juga: Gerak-gerik Satpam Jatiluhur sebelum Tewas Dibongkar Istri, Dedi Mulyadi Analisis Kronologi

Menurutnya, kondisi psikologis anak juga berpotensi semakin berat karena diduga sempat melihat video peristiwa yang beredar di media sosial. Fokus pendampingan saat ini adalah memulihkan rasa aman serta membantu anak kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara bertahap.

Sementara itu, Polres Tabanan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam dugaan pengeroyokan terhadap KD. Mereka dijerat dengan pasal mengenai tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum sesuai ketentuan KUHP terbaru. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.