TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Jadwal tayang Tampines Rovers vs Arema FC di Piala Presiden 2026 di siaran langsung Indosiar.
Pertandingan Tampines Rovers vs Arema FC di Piala Presiden 2026 dijadwalkan bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (28/7/2026) pukul 15.30 WIB.
Selain di siaran langsung Indosiar, laga Tampines Rovers vs Arema FC di Piala Presiden 2026 dapat disaksikan melalui live streaming Vidio.
Pertandingan ini merupakan matchday kedua Grup A.
Baca juga: Daftar 27 Pemain yang Dibawa Arema FC untuk Lawan Persib Bandung di Piala Presiden 2026
Baca juga: Jadwal Tampines Rovers vs Arema FC di Piala Presiden 2026, Pertemuan Pertama Kedua Tim
Pada matchday pertama, Sabtu 25 Juli 2026, Tampines Rovers dan Arema FC meraih hasil yang berbeda.
Tampines Rovers ditahan imbang DPMM FC dengan skor 2-2, sementara Arema FC takluk dari Persib Bandung dengan skor 0-1.
Usai laga kontra Tampines Rovers, Arema FC akan menghadapi DPMM FC di matchday terakhir Grup A Piala Presiden 2026.
Sementara di kubu Tampines Rovers, usai melawan Arema FC, tim Singapura itu akan meladeni perlawanan Persib Bandung di laga terakhir.
Berikut Jadwal Grup A Piala Presiden 2026
15.30 WIB: DPMM FC vs Tampines Rovers FC
19.30 WIB: Persib Bandung vs Arema FC
15.30 WIB: Tampines Rovers FC vs Arema FC
19.30 WIB: DPMM FC vs Persib Bandung
15.30 WIB: Arema FC vs DPMM FC
19.30 WIB: Persib Bandung vs Tampines Rovers FC
Menang atau pulang, dua kata ini yang menjadi pilihan bagi Arema FC untuk menjaga asa lolos dari babak fase grup A Piala Presiden 2026.
Setelah takluk dari Persib Bandung dengan skor 1-0 di laga pembuka, Arema FC kini ditantang oleh Tampines Rovers klub dari Liga Singapura di pertandingan kedua.
Pada laga perdana kemarin, Tampines Rovers mampu ditahan imbang 2-2 oleh DPMM FC, klub dari Brunei Darussalam.
Mau tidak mau, Arema FC harus meraih tiga poin dalam pertandingan ini, apabila tidak mau angkat koper dari gelaran Piala Presiden 2026.
Meskipun ini hanya turnamen pra musim, Arema FC memiliki gengsi karena berstatus sebagai klub dengan juara terbanyak Piala Presiden sebanyak empat kali.
Jika Singo Edan kalah dari pertandingan ini, sudah dipastikan tidak akan lolos ke babak semifinal.
Namun jika meraih hasil imbang, peluang untuk lolos masih terbuka, sembari melihat pertandingan lain di grup A.
Saat menghadapi Persib Bandung kemarin, Pelatih Arema FC Marcos Santos memahami, kalau anak asuhnya telat panas di babak pertama.
Singo Edan baru bisa mengontrol jalannya pertandingan di babak kedua, setelah strategi pergantian pemain dilakukan.
"Memang, kami baru bisa menciptakan peluang di babak kedua. Tetapi menghadapi Persib Bandung kemarin itu menunjukkan, kalau Arema masih memiliki banyak ruang untuk berkembang," kata Marcos Santos.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu memuji kinerja anak asuhnya di atas lapangan, meskipun gagal meraih kemenangan.
Namun ia melihat, bahwa turnamen Piala Presiden 2026 dijadikan sebagai ajang untuk adaptasi para pemain, khususnya bagi para pemain baru.
Maka tak heran, jika para pemain baru mulai dicoba oleh Arema FC saat menghadapi Persib Bandung.
Utamanya pada babak kedua, lima rekrutan anyar Arema FC, termasuk tiga legiun asing mulai dicoba untuk merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia.
Meskipun tidak mematok target tinggi, namun ia berharap para pemain bisa menunjukkan permainan terbaiknya di setiap pertandingan.
"Saya meyakini, kami memiliki tim yang sangat kuat untuk musim ini," ujar Marcos dengan penuh optimisme tinggi.
Di sisi lain, CEO Arema FC, Iwan Budianto atau yang akrab disapa Bos IB juga turut berkomentar terkait kondisi klub di ajang Piala Presiden 2026 ini.
Menurut IB, hasil minor yang diraih Arema FC di laga pembuka belum dianggap sebagai gambaran sesungguhnya kekuatan tim Singo Edan pada musim ini.
Ia pun meminta publik dan Aremania memberi waktu kepada skuad racikan Marcos Santos untuk berproses sebelum memberikan penilaian.
"Ini bukan awal musim, tetapi masih pre-season. Jadi jangan berekspektasi terlalu berlebihan,"
"Turnamen ini menjadi bagian dari program penyelarasan tim. Juara tentu menjadi bonus, tetapi yang utama adalah membentuk tim yang siap menghadapi kompetisi," katanya.
IB menjelaskan, sejak awal manajemen Arema FC memang memposisikan Piala Presiden 2026 sebagai bagian dari tahap persiapan menuju kompetisi Super League 2026-2027.
Oleh karena itu, target utama bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan membentuk tim yang solid dan siap bersaing saat kompetisi resmi bergulir.
Salah satu faktor yang membuat performa Arema FC belum maksimal adalah kondisi kebugaran pemain yang belum merata.
IB mengungkapkan sebagian besar pemain masih berada dalam tahap peningkatan fisik setelah masa libur kompetisi.
"Hampir sebagian besar pemain belum berada pada level fitness yang optimal,"
"Ada yang baru 40 sampai 50 persen, ada yang 60, 70, atau 80 persen. Itu tergantung kapan mereka mulai latihan dan masa istirahat setelah libur," ungkapnya.
Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap permainan tim saat menghadapi Persib Bandung pada laga pembuka.
Selain persoalan fisik, Arema FC juga masih berupaya membangun chemistry antar pemain setelah kedatangan sejumlah wajah baru pada bursa transfer musim ini.
IB menjelaskan, pelatih Marcos Santos sengaja memberikan kesempatan bermain kepada para pemain anyar untuk melihat komposisi terbaik sekaligus mempercepat proses adaptasi di dalam tim.
"Level fit dan chemistry mereka memang belum terbentuk sepenuhnya,"
"Mereka masih dalam tahap saling memahami satu sama lain. Understanding each other itu sangat penting dalam permainan tim seperti sepak bola," tandasnya.
(TribunJatimTimur.com)