Eksplorasi Samosir: Mengintip Uniknya Prosedur Masuk Kapal Penyeberangan Danau Toba
Tim TribunStyle July 28, 2026 04:44 PM

Catatan perjalanan menyeberang ke Samosir: Tips dan pengalaman unik naik KMP Tao Toba II

TRIBUNSTYLE.COM, SAMOSIR - Perjalanan menuju Pulau Samosir selalu menjanjikan cerita yang menarik sejak melangkahkan kaki di pelabuhan penyeberangan. Menyeberangi Danau Toba menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) bukan sekadar rutinitas transportasi, melainkan bagian dari petualangan liburan itu sendiri yang penuh dengan keunikan.

Bagi wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Samosir dari Pelabuhan Ajibata, disarankan untuk sangat memperhatikan ketepatan waktu agar tidak mengacaukan jadwal perjalanan Anda.

Berburu Jadwal Krusial di Pagi Hari

Baca juga: Libur Sekolah: Intip Pesona Bukit Sibea-bea, Spot Terbaik Keluarga di Samosir, Sumut

Ketepatan waktu adalah kunci utama saat hendak menyeberang lewat Pelabuhan Ajibata. Kala melihat kapal berwarna hijau tengah bersandar di pelabuhan, pengemudi yang semula melajukan mobil dengan santai, segera menginjak pedal gas menambah kecepatan.

Urgensi ini bukan tanpa alasan, seperti yang dituturkan oleh pramudi kendaraan yang kami tumpangi pagi itu:

"Kalau ketinggalan kapal jam 10.00 WIB, kita harus tunggu lebih lama lagi, karena keberangkatan setelahnya khusus membawa gas LPG, bukan untuk penumpang," kata sang sopir.  

Beruntungnya, jalanan pagi itu cukup sepi, sehingga sekitar pukul 09.40 WIB mobil yang kami tumpangi berhasil masuk ke area parkir Pelabuhan Ajibata. Menurut jadwal di loket tiket, waktu terdekat keberangkatan KMP dari Pelabuhan Ajibata menuju Pelabuhan Tomok yakni pukul 10.00 WIB.  

Siang itu pelabuhan tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa mobil yang parkir di pelabuhan. Beberapa di antara calon penumpang juga ada yang menunggu jadwal keberangkatan kapal di ruang tunggu. Tepat saat tiket berhasil dibayar, peluit kapal berbunyi, kami segera masuk ke mobil dan antri masuk ke kapal pada Kamis (15/5/2025).  

Keunikan Parkir Mundur dan Estetika di Atas Deck Kapal  

Baca juga: Mengintip Keindahan Bukit Holbung: Spot Liburan Sekolah Keluarga Terbaik di Samosir, Sumut!

Ada yang unik saat proses masuk kendaraan ke dalam kapal, yaitu kendaraan roda empat masuk dengan cara mundur. Menurut informasi dari sopir yang membawa kami, kendaraan tersebut masuk dengan cara mundur agar memudahkan pada saat keluar di Pelabuhan Tomok nantinya.  

Setelah mobil terparkir di bagian bawah kapal, kami kemudian pindah ke deck paling atas dan duduk di depan deck supaya mendapatkan spot pemandangan yang bagus.  

Usai 30 menit proses menaikkan penumpang dan barang, sekitar pukul 10.30 WIB KMP Tao Toba II mundur dan berbelok meninggalkan pelabuhan. Beberapa penumpang juga turut duduk bersama kami di atas deck, melaju menuju Pulau Samosir sembari melihat pemandangan dari ketinggian. Tidak ketinggalan, perjalanan satu jam mengarungi Danau Toba ini juga ditemani alunan lagu lawas hingga lagu batak yang mengudara di seantero kapal.  

Tiba di Samosir: Tips Nyaman Menghindari Terik Matahari

Perjalanan siang itu lancar, mengingat kapal melaju ke arah barat, sehingga posisi kami tidak menghadang matahari. Memilih jadwal keberangkatan pukul 10.00 WIB adalah opsi terbaik karena posisi matahari siang itu membelakangi kapal, sehingga tidak akan kepanasan selama perjalanan di atas perairan Danau Toba.

Sekitar pukul 11.10 WIB kapal yang kami tumpangi mulai bersandar di Pelabuhan Tomok. Semua penumpang kembali turun ke kendaraan masing-masing, dan bersiap meninggalkan kapal. Lalu setelahnya, mobil yang kami tumpangi berhasil keluar area pelabuhan dan melaju menyisi jalanan Pulau Samosir untuk melanjutkan petualangan. 

(Travel.kompas.com/ Suci Wulandari/ TribunStyle.com/ Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.