Kabur dengan Tangan Diborgol, Polisi Bentuk Tim Gabungan Buru Ahmad, Terduga Pengedar Sabu di Siak
Nolpitos Hendri July 28, 2026 06:22 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Upaya pencarian terhadap Ahmad, pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika dan melarikan diri saat proses pengembangan kasus, terus dilakukan.

Meski kedua tangannya masih diborgol, Ahmad berhasil kabur dengan berlari ke perkebunan kelapa sawit di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/7/2026) malam.

Kapolsek Sungai Apit, Iptu Adifian Ikhsan mengatakan, hingga kini tim gabungan dari Polsek Sungai Apit dan Polres Siak masih berada di lapangan untuk memburu Ahmad.

“Polres juga sudah membentuk tim. Sekarang tim dari Polres dan Polsek Sungai Apit masih melakukan pencarian. Kasat Narkoba juga langsung memimpin pencarian bersama anggota,” kata Adifian kepada Tribun Pekanbaru, Selasa (28/7/2026).

Menurut Adifian, Ahmad dikenal cukup licin sehingga menyulitkan petugas saat pengejaran.

Sejak Ahmad kabur, tim kepolisian masih melakukan pencarian dengan menyisir perkampungan Teluk Masjid, dan kecamatan Sungai Apit. 

Peristiwa bermula ketika anggota Polsek Sungai Apit berpapasan dengan Ahmad yang mengendarai sepeda motor.

Polisi kemudian menghentikan dan menggeledahnya. Dari hasil penggeledahan ditemukan delapan paket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

Setelah diamankan, Ahmad diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil polisi.

Petugas kemudian membawanya ke rumahnya untuk pengembangan guna mencari kemungkinan adanya barang bukti lain.

Namun, sesaat setelah kendaraan tiba di depan rumah dan petugas hendak menurunkannya, Ahmad melompat, lalu menyelinap dengan cepat.

Dalam kondisi gelap tidak memungkinkan petugas melakukan tembakan. 

“Ketika mau diturunkan, dia langsung melompat, lalu kabur secepat kilat ke arah kebun sawit,” kata Adifian.

Kapolsek menjelaskan anggotanya tidak melepaskan tembakan karena situasi saat itu berlangsung pada malam hari dengan penerangan yang minim.

Selain itu, lokasi pelarian berada di area perkebunan sehingga dikhawatirkan membahayakan orang lain.

“Situasinya malam, penerangan minim. Dia larinya ke kebun sawit. Kami mempertimbangkan keselamatan orang lain,” ujarnya.

Adifian menegaskan anggotanya tidak pernah menghentikan upaya pencarian.

Bahkan, sejumlah personel disebut masih bertahan di lapangan sejak Ahmad melarikan diri.

“Anggota sudah beberapa hari ini belum pulang karena terus melakukan pencarian. Ini bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkoba,” katanya.

Ia juga menegaskan Ahmad belum berstatus tahanan karena proses penyidikan masih berlangsung saat yang bersangkutan melarikan diri.

Berdasarkan catatan kepolisian, Ahmad sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara dalam perkara pencurian besi, berbeda dengan kasus narkotika yang kini sedang ditangani polisi.

Hingga kini, tim gabungan Polres Siak dan Polsek Sungai Apit masih terus menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian Ahmad.

Polisi juga melanjutkan pengembangan kasus untuk mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengannya.

( Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.