Makara Art Center UI Jadi Saksi Lahirnya Talenta Seni Jakarta di PEKSIMIDA 2026 
Hironimus Rama July 28, 2026 06:35 PM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Universitas Indonesia (UI) sukses menjadi tuan rumah penutupan sekaligus penentuan para pemenang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) DKI Jakarta 2026 di Makara Art Center, Kampus UI Depok.

​Ajang bergengsi yang digelar pada Jumat (24/7/2026) ini bukan sekadar wadah unjuk bakat antar-mahasiswa, melainkan momentum krusial untuk melestarikan seni budaya Nusantara dan menjaring kontingen Jakarta menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026.

​Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UI sekaligus Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) DKI Jakarta, Dadan Erwandi, menegaskan bahwa panggung seni sejatinya adalah ruang pembentukan karakter, keberanian, dan komitmen.

Baca juga: Perang Pengaruh Global Bergeser, Pakar UI Soroti Peran Geososial bagi Diplomasi Indonesia

​Dalam amanatnya, Dadan membakar semangat peserta yang belum meraih gelar juara agar tidak berkecil hati karena ajang seni pada dasarnya adalah soal mengasah hati dan keberanian.

​Ia juga berpesan khusus kepada para juara utama yang akan membawa nama DKI Jakarta di tingkat nasional untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas serta integritas.

​Kemeriahan PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026 ditunjukkan melalui kompetisi ketat di lebih dari 15 cabang seni, mulai dari olah vokal, seni sastra, lukis, komik strip, hingga tari dan vokal grup.

​Persaingan sengit ini melibatkan 345 peserta berbakat yang mewakili 24 kampus ternama di seluruh penjuru Jakarta.

​Sebagai tuan rumah, kontingen UI tampil memukau dengan memborong deretan gelar juara dari berbagai cabang lomba.

​Tim Vokal Grup UI berhasil mengamankan gelar Juara 1, disusul oleh Rysa Rusyfa Adiwijaya dari FIK 2025 yang menyabet Juara 1 dalam cabang Menulis Cerpen.

​Prestasi bergengsi lainnya diraih oleh Tim Liga Tari UI Krida Budaya, Saddam Arnold Al-Barock (FIB 2022) pada cabang Membaca Puisi Putra, Raynor Attala Handianto (FIB 2024) di cabang Fotografi Jurnalistik, serta Rizqia Islam Seran (FIB 2025) pada cabang Menyanyi Keroncong Putri yang semuanya sukses mengunci posisi Juara 2.

​Tak ketinggalan, Madeline Ionna Amabel Sirait dari FISIP 2025 turut menyumbangkan gelar Juara 3 pada cabang Menyanyi Pop Putri.

​Kisah inspiratif datang dari Rizqia Islam Seran yang nekat keluar dari zona nyaman musik pop demi mendalami seni keroncong hingga akhirnya berhasil menyabet gelar Juara 2.

​Bagi Rizqia, PEKSIMIDA bukan sekadar ajang kompetisi eksternal pertamanya, melainkan ruang berharga untuk mengenal lebih dalam kekayaan budaya Indonesia.

​Momen penutupan yang ditandai dengan penetapan kontingen menuju tingkat nasional ini makin mengukuhkan posisi UI sebagai pusat pengembangan talenta seni mahasiswa yang berdampak nyata bagi bangsa. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.