Adu Kemampuan Bahasa Banjar, Ratusan Siswa di Balangan Ikuti FTBI Tingkat Kecamatan
Hari Widodo July 28, 2026 10:52 PM

 BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Ratusan siswa pada enam kecamatan di Kabupaten Balangan adu kemampuan menggunakan bahasa banjar pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan pada tiap kecamatan. 

Selasa (28/7/2026), FTBI berlangsung di Kecamatan Juai yang melibatkan puluhan sekolah tingkat dasar dalam pelaksanaannya.

Mereka mengikuti lomba pada tingkat kecamatan dengan hadiah uang pembinaan serta batu loncatan untuk ke ajang tingkat kabupaten. 

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Masitah menyampaikan bahwa penyelenggaraan ini tinggal menyasar dua kecamatan, yakni di Kecamatan Paringin dan Halong, yang akan digelar pada Rabu dan Kamis besok.

Baca juga: PKL di Pasar Adaro Jadi Perhatian, Satpol PP Balangan Pastikan Tak Ada yang Buka Lapak di Trotoar

Pada pelaksanaan FTBI ini kata Masitah, ada beberapa kategori yang dilombakan dengan bahasa banjar. Sehingga para siswa merangkai kata menjadi kalimat dan ditampilkan pada panggung utama dengan menggunakan bahasa daerah, khususnya bahasa banjar. 

"Jadi kategori yang dilombakan itu ada bapandung, bakisah, hingga menulis puisi dalam bahasa banjar. Dari sini mereka adu kemampuan untuk membuktikan bahwa bahasa daerah masih hidup dan dicintai generasi muda," terang Masitah. 

Masitah mengungkapkan, bahwa tahun ini antusiasme siswa sangat luar biasa, hal itu terlihat dari peningkatan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya.

Apabila 2025 kemarin ada 624 peserta yang berpartisipasi mewakili sekolah mereka, tahun ini ada 818 peserta turut terlibat. 

Kenaikan ini kata Masitah menunjukan semangat siswa SD untuk tampil dan berkarya menggunakan bahasa banjar.

Selain itu membuktikan bahwa bahasa banjar semakin bangga terdengar melalui suara polos para siswa SD. 

Lomba FTBI sendiri diadakan secara berjenjang, mulai tingkat kecamatan, kemudian kabupaten dan juar terbaik akan melaju ke tingkat provinsi hingga puncaknya pada Selebrasi FTBI tingkat nasional.

Baca juga: Nekat Merokok di Area Rumah Sakit, Perokok Bandel di Balangan Ditindak Satpol PP

FTBI terangnya merupakan program dari Kemendikdasmen RI melalui Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan yang dimulai sejak tahun 2023.

Tujuannya untuk melestarikan bahasa banjar dari tangan generasi muda. 

Masitah pun berharap dengan adanya FTBI Bahasa Banjar ini, maka bahasa daerah semakin lestari dan berkembang, selain itu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa banjar sebagai warisan budaya daerah. (Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.