Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Turun Rp 3.000/Kg Hari Ini 28 Juli 2026
Mawaddatul Husna July 28, 2026 11:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Harga kakao kering di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh mengalami fluktuasi selama sepekan terakhir.

Meski sempat menyentuh level tertinggi Rp 90.000 per kilogram untuk kualitas baik, harga komoditas ini kembali merosot.

Saat ini, kakao kering kualitas sedang yang sebelumnya berada di angka Rp 81.000 per kilogram turun menjadi Rp 78.000 per kilogram, alias anjlok Rp 3.000 per kilogram.

“Hari ini, Selasa (28/7/2026), harga kakao kering di tingkat petani turun tipis sebesar Rp 3.000, dari Rp 81.000 menjadi Rp 78.000 per kilogram.

Penurunan ini terjadi karena harga kakao di pasaran Medan sedang turun,” ujar Hasanudin, pedagang pengumpul kakao di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Aceh Tenggara.

Hal senada disampaikan oleh Sabri alias Win, tauke kakao di Desa Lawe Loning Aman.

Menurutnya, pergerakan harga di tingkat lokal sangat bergantung pada dinamika pasar di Medan.

Petani Berharap Harga Kembali Stabil

Kondisi harga yang tidak disebutkan ini dikeluhkan oleh para petani setempat.

M Hanif, salah satu petani kakao di Lawe Loning Aman, mengungkapkan bahwa ketidakstabilan harga sangat mempengaruhi pendapatan mereka.

“Harga kakao kering memang tidak pernah stabil karena selalu mengekor harga pasar di Medan.

Akibatnya, harga beli di tingkat petani ikut terdampak dan turun hingga Rp 3.000 per kilogram. Kami tentu berharap harganya bisa segera naik kembali,” demikain kata Hanif. (*)

Baca juga: Pemeliharaan Jalan Nasional Batas Gayo Lues-Aceh Tenggara-Sumut Dinilai Salah Prioritas

Baca juga: Berulang Kali Beraksi, Pelaku Curas di Aceh Tenggara Akhirnya Diringkus Polisi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.