TRIBUNNEWS.COM - Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) resmi mengumumkan keikutsertaan Timnas Pakistan pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.
Kepastian tersebut disampaikan melalui unggahan resmi PFF di Instagram pada Rabu (29/7/2026). Dengan bergabungnya Pakistan, mereka diprediksi menggantikan China yang sebelumnya memutuskan mundur dari turnamen tersebut.
Presiden Federasi Sepak Bola Pakistan, Syed Mohsen Gilani, menyambut antusias keikutsertaan negaranya di ajang yang berada langsung di bawah naungan FIFA itu.
Ia menegaskan Pakistan siap bersaing menghadapi negara-negara kuat, termasuk berpeluang menghadapi Timnas Indonesia di Jakarta.
"Kami bermimpi besar. Kami belum puas dengan pengembangan kompetisi. Pakistan siap bergabung dengan para pemain besar di Jakarta. Sepak bola Pakistan benar-benar telah tiba di panggung dunia," ujar Syed Mohsen Gilani.
Masuknya Pakistan ke FIFA ASEAN Cup 2026 diyakini terjadi setelah China memilih mundur dari kompetisi tersebut.
China dikabarkan lebih memilih mengikuti turnamen internasional lain bersama Uzbekistan, Korea Utara, Tajikistan, dan Palestina.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan menjadi kompetisi regional pertama di Asia Tenggara yang berada langsung di bawah naungan FIFA.
Indonesia dipastikan menjadi salah satu tuan rumah bersama Hong Kong.
Turnamen tersebut rencananya akan diikuti 14 hingga 16 negara yang dibagi ke dalam dua divisi.
Pembagian grup diperkirakan mengacu pada ranking FIFA masing-masing peserta.
Indonesia akan menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong menjadi tuan rumah Divisi 2.
Meski FIFA belum mengumumkan secara resmi format pertandingan maupun daftar peserta final, rumor yang beredar menyebut Divisi 1 akan dihuni oleh Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, India, Malaysia, Singapura, serta Pakistan.
Sementara itu, Divisi 2 diperkirakan diisi Hong Kong, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Jumlah peserta masih berpotensi bertambah menjadi 16 tim sesuai regulasi FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca juga: Vietnam Diminta Tak Terlena, Senjata Gol Timnas Indonesia Bukan Hanya Mitchell Baker Semata
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menjelaskan bahwa FIFA ASEAN Cup merupakan bagian dari upaya FIFA memperkuat kualitas sepak bola di kawasan Asia.
Menurut Erick, FIFA terinspirasi dari keberhasilan FIFA Arab Cup yang dinilai mampu meningkatkan daya saing negara-negara Timur Tengah dan Afrika.
"Ya, FIFA ASEAN saya rasa event terbesar yang akan ada di Asia Tenggara di bawah payung FIFA. Dan sepertinya FIFA akan mendorong banyaknya kompetisi di belahan Asia sebelah sini sekarang," ujar Erick, Thohir dari BolaSport.com.
Ia menilai semakin banyak kompetisi internasional akan membantu meningkatkan kualitas tim-tim Asia dalam persaingan menuju Piala Dunia.
Selain itu, FIFA juga disebut mulai berinvestasi lebih besar dalam pengembangan sepak bola Asia Tenggara.
"Nah, sama, sekarang FIFA sudah mulai mengukur FIFA ASEAN, ya ini plus kan, makanya ada beberapa negara yang diundang nantinya tentu itu."
"Dan juga zona daripada tuan rumahnya juga tidak hanya di Asia Tenggara. Ini bagian FIFA berinvestasi melihat kesempatan pengembangan sepak bola yang ada di regional Asia Tenggara dan sekitarnya. Nah, kita tunggu saja," tutur Erick.
Apabila pembagian peserta sesuai rumor yang beredar, Timnas Indonesia berpeluang menghadapi Pakistan pada fase Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)