Camat Air Periukan Seluma Sebut Desa Penyangga Belum Rasakan Manfaat Keberadaan PT Agri Andalas
Ricky Jenihansen July 29, 2026 12:40 PM

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA – Camat Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menilai masyarakat di desa-desa penyangga PT Agri Andalas hingga saat ini belum banyak merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan tersebut.

Hal itu disampaikan Camat Air Periukan, Reswan Maryadi, yang menyoroti belum maksimalnya realisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Agri Andalas bagi masyarakat di desa-desa penyangga perusahaan.

Menurut Reswan, keberadaan perusahaan seharusnya memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya desa yang berada di wilayah penyangga operasional perusahaan.

Namun, hingga saat ini masyarakat di sejumlah desa penyangga dinilai belum banyak merasakan manfaat dari program tanggung jawab sosial perusahaan tersebut.

"Kami berharap perusahaan bisa lebih memperhatikan masyarakat desa penyangga. Kehadiran perusahaan tentu harus memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar," kata Reswan Maryadi dikonfirmasi Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, CSR bukan hanya sebatas kewajiban perusahaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar lokasi usaha.

Reswan menjelaskan, masyarakat desa penyangga memiliki hubungan langsung dengan keberadaan perusahaan, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perhatian melalui berbagai program pemberdayaan maupun pembangunan sosial.

"CSR yang menjadi kewajiban perusahaan harus benar-benar terealisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa penyangga," ujarnya.

Harapkan Program CSR Tepat Sasaran

Reswan menyampaikan, program CSR dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan ekonomi warga, pembangunan fasilitas umum, pemberdayaan kelompok masyarakat, maupun program lain yang memberikan manfaat jangka panjang.

Reswan berharap PT Agri Andalas dapat melakukan komunikasi lebih intensif dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, sehingga program CSR yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Harapan kami ada sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang berada di sekitar perusahaan justru tidak merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan tersebut," jelasnya.

Menurut Reswan, perusahaan yang beroperasi di suatu wilayah memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

Keberadaan perusahaan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ekonomi perusahaan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Perusahaan harus hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Desa penyangga harus menjadi bagian yang mendapatkan perhatian," tambah Reswan.

Reswan meminta ke depan PT Agri Andalas dapat memperjelas program CSR yang akan diberikan kepada desa-desa penyangga, sehingga pemerintah desa dapat mengetahui dan mengawal pelaksanaannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.