BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemadaman listrik kembali dialami pelanggan PLN di Kota Banjarmasin dan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada hari ini, Rabu (29/7/2026).
Pemadaman diperkirakan berlangsung mulai pukul 13.00 Wita hingga malam hari.
Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Kalsel, Rabu 29 Juli 2026, Banjarbaru Mati Lampu 3,5 Jam, RS Terdampak
Waktu : 13.00 WITA s.d. 16.30 WITA
Wilayah :
Jl Gatot Subroto, JI Garuda, JI Merpati, Komplek Siaga, A Yani 1, A Yani 2, Jl Pramuka, Rahayu, Pembina dan sekitarnya
JI A Yani Km 8 - km 10, Kantor OJK, Indosat dan sekitarnya
Jl Ahmad Yani KM 4 - KM 10, Mahligai, Simpang Limau, Melati Indah, Dinaskertrans, Dinas Perputakaan Daerah dan sekitarnya
Jl Manarap, Handil 1, Handil 2, Handil 3, Bunyamin Residence, Handil Barabai dan sekitarnya
Jl Pengambangan, Keramat Raya, Banua Anyar, P Hidayatullah, Padat Karya, Komp Haji Andir, Sultan Adam, Malkon Temon, dan sekitarnya
Waktu : 13.00 WITA s.d. 16.30 WITA
Wilayah :
JI Padat karya, Komp H Andir, Sultan Adam, Malkon Temon, P Hidayatullah sebagian dan sekitarnya
Kuin Utara, Komplek PLTD, PM Noor sebagian, Ontobogo, Semen Indonesia, Pertamina, Komplek Dasa Maya, Kuin Cerucuk, Kuin Utara, Komplek PLTD, PM Noor sebagian, Alalak Selatan, Alalak Tengah, Mejid Kanas dan sekitarnya
Jl PM Noor, Sutoyo S, Asrama PHB, Pembangunan 2, Stadion 17 Mei, komplek kiwal, Teluk Dalam sebagian, R Suprapto, Kinibalu, skip lama dan sekitarnya
Jl Sultan Adam, Cemara raya, Flamboyan, Pondok Kelapa, Kadar Permai, komplek madani, Sungai Andai, Padat Karya sebagian, Perum budair, dan sekitarnya
Waktu : 19.00 WITA s.d. 22.00 WITA
Wilayah :
Jl Gatot Subroto, Kelapa Gading, Cengkeh, Mahatkasan dan sekitarnya
Waktu : 19.00 WITA s.d. 22.00 WITA
Wilayah :
PT Intan Wijaya, PT Wijaya Tri Utama (WTU), PT.Basirih, dan sekitarnya
JI Hasan basri sebagian, Meranti, Simpang gusti depan, Perdagangan, Komplek BIL 2, kayutangi 2, komplek unlam, Gg. Ar Rahim dan sekitarnya
Jl Hasan basri sebagian, Pondok metro, Simpang Pondok Metro, Simpang tangga, Adhyaksa, Agathis sebagian, Cendana, Flamhoyan, kp. Kayutangi 1, UP2D Samsat BJM2, Ged. Sultan Suriansyah, Taman Budaya, SMKN 4, SMKN2 dan sekitarnya
PM Noor sebagian, PT. Kodja, PT. Nogopatmolo, PT. Wilson, Dinas Perikanan, Pelabuhan Trisakti, Bea Cukai, Kantor Pelindo, Banjar Raya, Komplek UKA / Trisakti Ujung, Javahood, Komplek Lumba Lumba, Yos Sudarso, Airmantan dan sekitarnya
PT Surya Satria, PM Noor Gg. Manunggal, Gg. Emas Urai, Gg. Simpang Rahmat sebagian, dan sekitarnya
Pelindo, Komplek UKA ujung sebagian, Jl. Gub.Subardjo sebagian dan sekitarnya
Waktu : 13.00 WITA s.d. 16.30 WITA
Wilayah :
Desa Gudang Hirang, Jl. Gerilya Sei Tabuk, Sei Tabuk Kota, Pembantanan, Sei Pinang, Tatah Halayung, Gudang Tengah, Pejambuan, Penggalaman dan sekitarnya
Waktu : 19.00 WITA s.d. 22.00 WITA
Wilayah :
Pergudangan Bizpark, Jl. A.Yani km 19 s.d km 21, Ponpes Darul Ilmi, Jl. Griya Asri, Timbang Rasa, Kompi Senapan 623, Satpas Sim Polda Kalsel, RTMC Polda Kalsel, Hotel Grand Maya, jl. a yani km23-24, jl, sukamara depan, jl. suka maju depan, jl. caraka jaya, jl. sriwijaya, jl. timbang rasa dan sekitarnya
Jl Gubernur Syarkawi, Terminal KM 17 Gambut, Trakindo, United Traktor, Handil Negara, Handil Asang, Jalan A yani km 10-17 dan sekitarnya, Dian Regency dan sekitarnya
PT PLN (Persero) UP3 Banjarmasin,Kalimantan Selatan meminta maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi.
Kondisi kelistrikan semula pulih sejak dua pekan lalu. Namun, karena kembali terjadi gangguan pada sejumlah pembangkit, pemadaman bergilir kembali diberlakukan.
Permohonan maaf tersebut disampaikan manajemen PLN saat menemui demonstran aksi di depan Kantor PLN UP3 Banjarmasin, Jalan Lambung Mangkurat, Selasa (28/7/2026).
Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Banjarmasin, Muhammad Hendy Saifuddin menjelaskan, sistem kelistrikan di Kalimantan terhubung melalui jaringan interkoneksi yang melayani Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Seharusnya dua minggu lalu kondisi sudah normal, namun kami kembali mengalami gangguan di sisi pembangkit,” ucap Hendy.
Dia mengatakan, gangguan pada satu pembangkit dapat memengaruhi pasokan listrik di seluruh wilayah yang terhubung.
Saat ini, PLN masih melakukan perbaikan di PLTU Asam-Asam.
Di saat bersamaan, muncul gangguan pada pembangkit di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, serta pembangkit milik Tanjung Power Indonesia.
PLN menyiapkan pemulihan secara bertahap.
Pada 30 Juli, satu unit pembangkit dijadwalkan kembali beroperasi sehingga durasi pemadaman diperkirakan berkurang dari sekitar lima hingga enam jam menjadi sekitar tiga jam.
Selanjutnya, pada 5 Agustus, tambahan pembangkit akan masuk ke sistem sehingga kondisi berubah menjadi siaga, yakni kapasitas pembangkit mulai seimbang dengan kebutuhan beban.
Dalam kondisi tersebut, pemadaman masih berpotensi terjadi apabila muncul gangguan baru, namun dengan durasi yang lebih singkat.
Tahap berikutnya, PLTU Asam-Asam ditargetkan kembali beroperasi pada 29 Agustus.
Setelah seluruh pembangkit tersebut masuk ke sistem, PLN menargetkan pasokan listrik di Kalsel dan Kalteng kembali normal pada 6 September.
Asisten Manajer Transaksi Energi Listrik PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani memastikan pemulihan akan mulai dirasakan masyarakat sejak akhir Juli seiring bertambahnya pasokan daya.
“Insya Allah di awal September kondisi kelistrikan kita sudah pulih sepenuhnya. Mulai akhir bulan ini durasi pemadaman akan berkurang, kemudian bertahap sampai sistem kembali normal,” ujarnya.
PLN juga menanggapi kritik masyarakat terkait minimnya informasi mengenai penyebab pemadaman dan perubahan jadwal yang kerap berbeda dengan pengumuman awal. Akhyar mengakui penyampaian informasi masih menjadi evaluasi perusahaan.
Ke depan, PLN berjanji akan lebih terbuka menyampaikan perkembangan perbaikan pembangkit maupun penyebab terjadinya pemadaman.
“Ini menjadi evaluasi kami agar penyampaian informasi kepada masyarakat bisa lebih masif,” katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu/Muhammad Syaiful Riki)