TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Aktivitas pemanenan kelapa sawit dekat jaringan listrik jadi sorotan setelah seorang pekerja tewas tersetrum di Desa Muara Mahat Baru Kecamatan Tapung, Selasa siang (28/7/2026).
Kepala Desa Sei Lambu Makmur kecamatan yang sama, Kawit Budi Antoro mengonfirmasi, korban atas nama Suyatno berusia sekitar 45 tahun adalah warganya.
Ia mengaku heran adanya aktivitas pemanenan di sekitar jaringan listrik. Padahal tanaman kelapa sawitnya sudah tinggi.
"Heran juga (pekerja) masih disuruh memanen dekat jaringan listrik," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.
Menurut dia, mestinya pengambilan tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di dekat jaringan listrik tidak dilakukan. Ditanya pemilik kebun kelapa sawit lokasi kejadian itu, ia tidak tahu.
"Mestinya sawit yang di pinggir jalan dekat kabel listrik nggak dipanen lagi. Soalnya berbahaya," ungkapnya.
Ia mengatakan, tanaman sawit sudah lebih tinggi dari bentangan kabel. Artinya TBS yang akan diambil sudah di atas kabel.
"Sawitnya itu mungkin sudah 15 meter. Kabel di bawahnya," katanya.
Korban tewas tersengat listrik setelah egrek yang digunakannya menyentuh kabel jaringan. Korban seketika tumbang dan langsung terbujur kaku. (Fernando Sihombing)