TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan agenda akbar Gema Membangun Desa Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2026, yang dipusatkan di Kecamatan Teluk Batang.
Kegiatan strategis ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemkab Kayong Utara dalam mendekatkan berbagai pelayanan publik secara langsung kepada masyarakat di tingkat tapak atau pedesaan.
Selain menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, cepat, dan tepat sasaran, program ini menjadi salah satu agenda prioritas Pemprov Kalbar untuk memperkuat sinergi pembangunan dari wilayah perkotaan hingga ke pelosok desa.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar, para tamu undangan, serta seluruh peserta yang hadir di Kecamatan Teluk Batang.
Romi menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten Kayong Utara untuk memegang mandat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Gema Membangun Desa.
• Jelang MTQ Kalbar, Pemkab Kayong Utara Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Venue
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan membawa manfaat langsung bagi masyarakat pedesaan serta semakin mempererat sinergitas lintas lini antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa.
"Mari kita ramaikan Gema Membangun Desa. Manfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah, ikuti seluruh rangkaian kegiatan, dan jadikan momentum ini sebagai kebanggaan bersama," ujar Romi Wijaya kepada wartawan.
RINGKASAN AGENDA GEMA MEMBANGUN DESA KALBAR 2026:
Lokasi Kegiatan: Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara
Penyelenggara: Sinergi Pemprov Kalbar & Pemkab Kayong Utara
Tujuan Utama: Mendekatkan pelayanan publik, efisiensi birokrasi, & penguatan pembangunan desa
Dampak Sampingan: Menggerakkan roda perekonomian lokal, UMKM, pedagang, dan sektor jasa
Selain memberikan kemudahan dalam akses administrasi dan pelayanan pemerintahan, Romi Wijaya menekankan bahwa kehadiran ribuan peserta serta tamu undangan dari berbagai daerah di Kalbar akan memberikan dampak positif (multiplier effect) terhadap perputaran ekonomi lokal di Teluk Batang.
"Kehadiran peserta dan tamu diharapkan juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM, pedagang kecil, serta sektor jasa seperti penginapan dan transportasi di Kecamatan Teluk Batang," tambahnya.
Momentum ini diyakini mampu membangkitkan gairah ekonomi kerakyatan, di mana para perajin dan pedagang lokal dapat memamerkan serta menjual produk-produk unggulan daerah kepada para pengunjung selama rangkaian acara berlangsung.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Kabupaten Kayong Utara, Andri Candra, menegaskan bahwa seluruh lini teknis persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor.
Pihaknya memastikan bahwa seluruh sarana, prasarana, serta teknis pelayanan publik yang akan dibuka di lokasi acara dipersiapkan secara mendetail agar dapat melayani masyarakat dengan optimal.
"Persiapan terus dimatangkan melalui koordinasi seluruh pihak. Kami optimis pelaksanaan Gema Membangun Desa ini akan berjalan lancar berkat dukungan penuh Pemerintah Kecamatan Teluk Batang, seluruh pemerintah desa, panitia, serta partisipasi aktif dari warga masyarakat," jelas Andri Candra.
Melalui sinergi kuat ini, Pemkab Kayong Utara berharap Gema Membangun Desa menjadi tolok ukur keberhasilan integrasi pelayanan publik yang ramah, transparan, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat. (*)