Reaksi Purbaya Yudhi Sadewa Jawab Isu Jadi Gubernur Bank Indonesia, Menkeu Sentil Perintah Presiden
pairat July 29, 2026 01:47 PM

 

SRIPOKU.COM - Reaksi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait isu yang menyebut namanya masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) diungkap.

Kabar mencuatnya Purbaya bakal duduk di kursi BI setelah Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI.

Seiring kekosongan posisi tersebut, tugas Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, hingga proses penunjukan pejabat definitif selesai dilakukan.

Sesuai mekanisme yang berlaku, Presiden Prabowo Subianto nantinya akan mengusulkan nama calon Gubernur BI kepada DPR RI untuk diproses lebih lanjut.

Selanjutnya, DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test secara terbuka sebelum menentukan sosok yang layak memimpin Bank Indonesia.

Di tengah proses tersebut, nama Purbaya Yudhi Sadewa ramai diperbincangkan sebagai salah satu figur yang dinilai berpeluang mengisi kursi Gubernur BI.

KESAMAAN KEBIJAKAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kebijakan Purbaya untuk menggelontorkan dana sebesar Rp 200 triliun ke sistem perbankan mendapatkan sorotan banyak pihak.
KESAMAAN KEBIJAKAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kebijakan Purbaya untuk menggelontorkan dana sebesar Rp 200 triliun ke sistem perbankan mendapatkan sorotan banyak pihak. (Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Baca juga: Polemik Dana Sapi Kurban Prabowo Subianto, Menkeu Purbaya Akui Tak Tahu Anggaran Fantastis: Saya Cek

Spekulasi itu pun berkembang luas dan menjadi perhatian publik karena posisi Gubernur Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ia menyebut isu mengenai pencalonan dirinya bukanlah hal baru karena sudah beberapa kali beredar di ruang publik.

Menurut Purbaya, kabar serupa telah berulang kali muncul tanpa pernah terbukti menjadi kenyataan.

Karena itu, ia meminta publik tidak mudah mempercayai berbagai spekulasi yang belum memiliki kepastian resmi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan atas rumor yang mengaitkan dirinya dengan proses pemilihan Gubernur Bank Indonesia.

Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu tahapan resmi untuk menentukan sosok yang akan diusulkan sebagai Gubernur BI definitif.

Proses penunjukan akan mengikuti ketentuan perundang-undangan, mulai dari usulan Presiden hingga uji kelayakan di DPR RI.

Dengan demikian, seluruh nama yang beredar saat ini masih sebatas spekulasi dan belum mencerminkan keputusan resmi pemerintah.

Purbaya pun memastikan isu yang menyeret namanya ke dalam bursa calon Gubernur BI tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Isu abadi, isu sana-sini enggak pernah jadi," ujarnya kepada awak media, Selasa (28/7/2026), dilansir YouTube Kompas TV.

Kemudian, terkait sosok yang layak menjadi Gubernur BI, Purbaya menegaskan akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo.

"Kita ikutin perintah Bapak Presiden," tuturnya.

Adapun isu Purbaya menjadi Gubernur Bank Indonesia sebelumnya sudah ramai diperbincangkan publik saat nilai tukar rupiah anjlok hingga Rp18.000 per dolar AS.

Namun, saat itu Perry Warjiyo masih menjabat Gubernur Bank Indonesia.

Perry kini sudah mengundurkan diri dengan menyerahkan surat ke Presiden Prabowo pada Sabtu (25/7/2026), tanpa memberikan keterangan alasannya mundur kepada publik.

Saat nama Purbaya diisukan bakal menjabat Gubernur BI, Purbaya terlebih dahulu dikabarkan mundur dari Kabinet Merah Putih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.