Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kepolisian diketahui telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan terhadap Wagimin (62), warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara.
Petani lansia ini ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka di kawasan perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, pada Senin (27/7/2026) lalu.
Saat ini, tim gabungan dari Polsek Selupu Rejang dan Satreskrim Polres Rejang Lebong masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Hal ini karena terduga pelaku diketahui menghilang seusai kejadian.
Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Azmi Aryanto, membenarkan informasi tersebut.
Ia mengatakan identitas terduga pelaku diperoleh berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
"Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi mengerucut kepada satu orang yang diduga sebagai pelaku. Identitasnya sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam proses pengejaran," sampai Kapolsek saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com pada Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Breaking News: Kakek 62 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kebun Desa Seguring Rejang Lebong
Polisi Belum Ungkap Identitas Terduga Pelaku
Meski telah mengantongi identitas, Iptu Azmi menegaskan pihak kepolisian belum dapat membuka identitas terduga pelaku kepada publik.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk kepentingan penyelidikan dan proses penangkapan.
"Saat ini kami belum bisa menyampaikan identitas yang bersangkutan karena masih dalam tahap pengejaran," paparnya.
Tim Gabungan Sisir Perkebunan hingga Rumah Keluarga
Dalam upaya menangkap terduga pelaku, tim gabungan Polsek Selupu Rejang dan Polres Rejang Lebong terus bergerak melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian.
Penyisiran dilakukan di kawasan perkebunan, pondok kebun yang diduga kerap digunakan terduga pelaku, hingga rumah kerabat dan keluarganya.
Polisi juga terus berkoordinasi dengan personel di lapangan untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku agar segera dapat diamankan.
"Penyisiran terus kita lakukan, mulai dari perkebunan hingga rumah keluarganya," lanjut Kapolsek.
Polisi Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut selama proses penyelidikan masih berlangsung.
Ia juga meminta masyarakat menyerahkan proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian. Kita berupaya terduga pelaku segera tertangkap," tutup Kapolsek.
Kakek 62 Tahun Tewas di Kebun
Diketahui sebelumnya, seorang kakek berusia 62 tahun ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, pada Senin (27/7/2026) sore.
Korban diketahui bernama Wagimin alias Gomble (62), warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara.
Pria yang bekerja sebagai petani itu ditemukan dalam kondisi tertelungkup di atas sepeda motor yang telah roboh dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Saat itu, Hasan mengatakan kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Rejang Lebong untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengidentifikasi pelaku.
"Benar, telah terjadi peristiwa seorang warga ditemukan meninggal dunia di wilayah Desa Seguring. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Rejang Lebong," jelas Hasan kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (28/7/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Erwan (45) yang saat itu hendak berangkat ke kebun.
Sesampainya di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup di atas sepeda motor yang terjatuh.
Ketika didekati, saksi menemukan adanya darah dan sejumlah luka pada tubuh korban.
Setelah menerima informasi tersebut, anak korban bernama Candra (36) bersama warga langsung mendatangi lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan milik warga menuju rumah korban sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit An-Nisa untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dari rumah sakit tersebut, korban dirujuk ke RSUD Curup untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
Sekitar pukul 18.22 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Rejang Lebong.
Selanjutnya, jenazah korban menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka di berbagai bagian tubuh.
Di antaranya memar pada kelopak mata kanan atas, beberapa luka lecet di bagian dada, luka sayat di bawah telinga sebelah kanan, luka tusuk di punggung sebelah kiri, serta luka lecet di punggung.
Selain itu, ditemukan luka sobek atau bacok di bagian belakang kepala sebelah kanan sepanjang sekitar 7 sentimeter dengan lebar 1 sentimeter dan kedalaman sekitar 1 sentimeter.
Korban juga mengalami luka bacok pada bagian atas kepala sepanjang sekitar 10 sentimeter yang menyebabkan jaringan otak keluar, serta luka bacok lainnya di bagian belakang kepala.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.
"Berbagai luka ditemukan di tubuh korban, seperti luka bacok dan tusuk," ungkap Hasan.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini