TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Bagi warga Kelurahan Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, panen kacang tanah memiliki makna lebih dari sekadar hasil pertanian yang siap dipasarkan.
Setiap hasil yang dibawa pulang dari lahan merupakan buah dari kerja keras, harapan, dan perjuangan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak, serta menjadi bekal menghadapi musim tanam berikutnya.
Selama bertahun-tahun, persoalan utama yang dihadapi petani bukan hanya proses bercocok tanam, tetapi juga menjaga hasil panen tetap berkualitas hingga tiba di tangan pembeli.
Kini, persoalan tersebut mulai teratasi dengan hadirnya Gudang Kacang di Kelurahan Tilihuwa.
Baca juga: PLN Salurkan 215 Paket Sembako bagi Korban Banjir dan Longsor di Sangihe, Cek Keandalan Listrik
Fasilitas yang dibangun melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo ini menjadi tempat penyimpanan yang lebih layak, sehingga hasil panen petani terlindungi dari risiko kerusakan dan tetap memiliki nilai jual yang optimal.
Bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian, keberadaan gudang ini menjadi dukungan penting bagi keberlangsungan usaha mereka.
Perubahan positif juga tampak pada infrastruktur desa. Jalan yang sebelumnya berupa tanah dan kerap sulit dilalui, terutama saat hujan, kini telah ditingkatkan menjadi jalan paving blok yang lebih kuat dan nyaman digunakan.
Kondisi tersebut mempermudah petani mengangkut hasil panen, memperlancar aktivitas warga sehari-hari, termasuk akses anak-anak menuju sekolah, sekaligus mendorong kelancaran kegiatan ekonomi di lingkungan setempat.
Keberadaan gudang penyimpanan dan jalan paving blok menjadi dua fasilitas yang saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gudang membantu menjaga mutu hasil pertanian, sementara akses jalan yang lebih baik mempercepat distribusi hasil panen dan memperlancar mobilitas warga.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, PLN UP3 Gorontalo secara resmi menyerahkan kedua fasilitas yang dibangun melalui program TJSL tersebut kepada warga Kelurahan Tilihuwa.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa kehadiran PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa peran PLN tidak sebatas menghadirkan layanan kelistrikan yang berkualitas.
Menurutnya, perusahaan juga berkomitmen mendukung pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang mampu memperkuat perekonomian dan meningkatkan kemandirian warga di wilayah operasionalnya.
"Listrik adalah penerang kehidupan, namun melalui program TJSL, kami ingin menyalakan harapan dan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Di Tilihuwa, kami melihat potensi pertanian kacang tanah yang luar biasa. Melalui hadirnya gudang penyimpanan yang layak serta akses jalan yang memadai, PLN ingin memastikan rantai pasok hasil pertanian warga tidak terputus dan memiliki nilai jual yang lebih stabil. Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Suluttenggo tumbuh dan sejahtera bersama PLN," tutur Usman.
Sejalan dengan visi tersebut, Manager PT PLN (Persero) UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menjelaskan bahwa perencanaan program TJSL selalu didasari pada pemetaan kebutuhan nyata (social mapping) masyarakat setempat.
"Kami percaya bantuan terbaik adalah bantuan yang menjawab kebutuhan dasar warga. Gudang Kacang dan jalan paving blok ini dirancang agar memberikan dampak domino secara langsung pada kegiatan ekonomi. Kami berharap fasilitas ini dirawat bersama oleh warga Tilihuwa agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang," kata Hanggoro.
Apresiasi mendalam pun mengalir dari pemerintah lokal dan masyarakat setempat.
Kepala Kelurahan Tilihuwa, Jefri Djahidi, mengungkapkan rasa terharunya atas kepedulian PLN terhadap desanya.
"Atas nama Pemerintah Kelurahan Tilihuwa dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada PLN. Gudang Kacang dan jalan paving ini langsung menyentuh titik kebutuhan vital kami. Akses transportasi jadi mudah, hasil panen pun punya tempat simpan yang layak. Semoga PLN makin sukses dan terus menebar manfaat," ungkap Jefri.
Optimisme serupa disampaikan oleh Amir Usman, salah seorang petani Tilihuwa yang kini menatap masa depan dengan lebih mantap.
"Terima kasih PLN. Bantuan ini sangat berarti untuk kami para petani. Dengan adanya gudang ini, kami tidak risau lagi panen cepat rusak atau terpaksa dijual murah karena kejar waktu. Jalanan yang bagus juga bikin angkut hasil kebun jadi jauh lebih ringan. Ini awal baru buat ekonomi kampung kami," tutur Amir penuh haru.
Bagi PLN, keberhasilan sebuah program TJSL tidak diukur dari seberapa megah infrastruktur yang dibangun, melainkan seberapa besar manfaat itu hidup dan menghidupi masyarakat.
Ketika hasil panen terjaga dan langkah warga kian mudah, di situlah senyum kepuasan dan harapan baru terus bermekaran di Tilihuwa.
Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962
Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung. (***/PLN)