SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS – Objek wisata Air Mancur Batu Putih atau batu kapur di Desa Karya Sakti, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, kini mulai kehilangan pesonanya.
Destinasi yang dahulu ramai dikunjungi wisatawan itu kini tampak sepi dan sejumlah fasilitasnya mengalami kerusakan.
Padahal, objek wisata tersebut memiliki keunikan berupa gundukan batu kapur yang secara alami mengeluarkan semburan air yang mengandung kapur dan belerang.
Fenomena alam tersebut pernah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, baik dari Musi Rawas maupun daerah lain.
Berdasarkan cerita warga, gundukan batu kapur setinggi sekitar 4 hingga 5 meter itu terbentuk secara alami akibat endapan kapur yang terus mengeras selama puluhan tahun.
Untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 2,5 hingga 3 jam dari pusat pemerintahan Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti.
Salah seorang warga setempat, Irawan, mengatakan fenomena tersebut berawal dari kegiatan pengeboran minyak yang dilakukan sekitar tahun 1942 hingga 1943.
"Informasinya awal mulanya itu dari pengeboran minyak, namun tidak menghasilkan minyak, melainkan air yang mengandung kapur dan belerang yang justru keluar," katanya kepada Sripoku.com, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, seiring berjalannya waktu, kandungan kapur yang terbawa bersama aliran air terus mengendap hingga membentuk gundukan batu kapur yang menjadi ikon wisata tersebut.
"Dulu semburan airnya cukup deras, tapi sekarang sudah berkurang karena jalur semburannya mulai tertutup endapan," ujarnya.
Irawan menuturkan, pada masa jayanya Air Mancur Batu Putih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di wilayah Musi Rawas.
Namun kini kondisinya memprihatinkan karena minim pengunjung dan banyak fasilitas yang rusak akibat termakan usia.
"Kalau sekarang sudah sepi dan bahkan tak lagi dikunjungi wisatawan. Banyak fasilitas yang sudah rusak karena dimakan usia," jelasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian melalui perbaikan fasilitas dan pengembangan kawasan wisata agar Air Mancur Batu Putih kembali menjadi destinasi unggulan.
"Harapannya ada sentuhan dari pemerintah sehingga wisata ini kembali ramai dikunjungi. Dengan begitu ekonomi masyarakat juga bisa kembali bergairah," tutup Irawan.