TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Pasca Taman Baca Biru di Eduwisata Karang Kenek, Desa Olean, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dilaunching dan mulai dinikmati ratusan siswa TK dan SD di Situbondo, Rabu (30/07/2026).
Kegiatan leterasi anak dan edukasi lingkungan para siswa ini difasilitasi para dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Situbondo serta didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.
Berdasarkan pantauan dilapangan, para siswa TK dan SD kelas satu ini tidak hanya bisa membaca buku, melainkan juga bisa menikmati suasana alam pedesaan sambil bermain dengan teman temannya.
Salah seorang wali murid SD 5 Olean, Mustikawati mengatakan, kegiatan ini sangat bagus, karena anak anak semakin semangat untuk belajar secara out dor.
Baca juga: Situbondo-Serang Jalin Kerja Sama, Festival Anyer-Panarukan Disiapkan Guna Tingkatkan PAD
"Apalagi bisa melihat taman taman hijau yang seperti ini, maka anak anak semakin senang dan tidak bosan," ujarnya disela menunggu anaknya.
Selain membaca buku, kata orang tua Ainun Nabila ini mengatakan, anak anak siswa itu bisa mengenali alam dan belajar akan lebih semangat.
Ia berharap agar kegiatan literasi anak dan edukasi lingkungan ini lebih ditingkatkan kembali, sehingga minat belajar anak anak semakin tinggi.
"Alhamdulillah ini sangat membantu dengan program lima hari masuk sekolah, dan saya berterima kasih dengan program ini," katanya.
Sementara itu, salah satu dosen STKIP PGRI Situbondo, Dyan Yuliana mengatakan, kegiatan bertujuan untuk meningkatkan leterasi anak.
Alasan memilih ekowisata KK 26, Dyan mengaku, karena pada saat memasuki masa liburan diokasi wisata ini sangat banyak pengunjungnya yang hanya bermain dan mandi dikolam.
"Makanya saya berpikir, kenapa tidak yang lebih bermamfaat disini. Misalnya taman baca dan edukasi lingkungan, apalagi ini sejalan dengan program bupati untuk meningkatkan leterasi anak di Situbondo," ujarnya.
Kegiatan ini, kata dosen berjilban mengatan, memang diprakarsai para dosen dan mahasiswa STIKP PGRI Situbondo serta didukung program PKM dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia.
"Ya kami berharap kedepannya bisa dikembangkan lagi dan buku bukunya lebih banyak. Bahkan bu Camat berjanji akan membantu buku buku dari Perpusda,"katanya.
Dyan juga berharap Taman Baca ini tidak hanya dinikmati para anak anak, akam tetapi juga bisa dinikmati pengunjung wisata Karang Kenek 26 tersebut.
"Taman baca ini dibuka setiap hari, degan membayar tiket masuk pengunjung bisa memamfaatkan membaca buku buku disini," jelasnya.
Sarana buku yang disediakan,lanjut Dyan, tidal hanya buku buku pelajaran, melaikan berbagai macam buku yang bisa dibaca oleh anak anak dan orang tua.
"Diantaranya, buku dongeng, tentang pendidikan dan sanitasi lingkungan serta menjaga kesehatan," bebernya.
Saat ditanya pendampingannya, Dyan menjelaskan, taman baca ini akan dikelola pihak wisata KK 26 tersebut.
"Nanti ada admin dan data pengunjung akan masuk melalui aplikasi yang telah disiapkan pengelola, sehingga pengunjung taman baca akan terupdate secara digital," pungkasnya.
(Izi Hartono/TribunMataraman.com)