Detik-detik Satpam Tewas di Jatiluhur, Bukan Ditenggelamkan, Tangan Diikat Pakai Borgol Sendiri
Ardhi Sanjaya July 29, 2026 06:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terjawab sudah pemilik borgol yang dipakaikan ke tangan Sumarna, satpam yang tewas di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Polisi juga menemukan fakta bahwa ternyata Sumarna bukan tewas karena tenggelam.

Kasus kematian Sumarna hingga kini masih menjadi misteri.

Polisi sudah memeriksa 15 orang saksi dan melakukan otopsi terhadap jasad Sumarna.

"Kita sudah melakukan hipotesa atau beberapa kemungkinan. Sudah banyak kemungkinan yang kita kumpulkan itu kami dalami lebih lanjut," ungkap Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara dilansir dari Kompas TV, Selasa (28/7/2026).

Lebih lanjut, penyidik mengurai fakta baru soal kematian Sumarna.

Disinyalir sebelum dibunuh, Sumarna diam-diam menyimpan rahasia yakni terkait permasalahan keuangan.

"Terkait dengan permasalahan yang ada di korban (sedang didalami)," ujar AKP I Made Purwantara.

Hasil otopsi membuktikan bahwa tidak ada lumpur dan air di paru-paru Sumarna.

Menurutnya, kemungkinan besar Sumarna sudah dalam kondisi tewas sebelum ditenggelamkan ke Waduk Jatiluhur.

"Untuk hasil kesimpulan sementara sebelum meninggal dalam air, sebelumnya ada kejadian di seputaran TKP dimana korban lebih dulu meninggal di darat," katanya.

Ketika ditemukan pada Jumat lalu, Sumarna dalam kondisi tangan terborgol ke belakang.

Baca juga: Kebaikan Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Diungkap Mahasiswa UI, Nasib Sang Anak Disorot Artis

"Benar bahwa korban ditemukan dalam keadaan tenggelam posisi ditemukan pada saat kami menggali informasi bahwa korban dalam keadaan terborgol," katanya.

Dugaan awal borgol tersebut merupakan milik Sumarna.

"Borgol sendiri diduga dari milik korban," katanya.

AKP I Made Purwantara, menegaskan bahwa hingga saat ini tim penyidik masih bekerja keras melakukan penyelidikan mendalam dan belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka.

"Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar, belum ada yang kami amankan,

Baca juga: Fakta Baru Kasus Satpam Tewas Tangan Diborgol di Waduk Jatiluhur, Hasil Autopsi Korban Mengejutkan

Hingga Senin (27/7/2026), penyidik telah menginterogasi sedikitnya 15 orang saksi kunci dari lingkungan terdekat korban.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi. Saksi terdiri dari rekan terdekat, keluarga, rekan kerja sesama petugas PJT II, serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian," jelasnya.

Peristiwa ini bermula pada Jumat (24/7/2026), ketika jasad Sumarna ditemukan mengambang di area perairan objek vital Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Korban yang sehari-hari bertugas menjaga keamanan kawasan tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kondisi penemuan jasad korban mendulang pertanyaan besar dari publik.

Saat dievakuasi, korban masih mengenakan seragam dinas satpam lengkap.

Tak hanya itu, kedua tangan korban juga ditemukan dalam keadaan terikat atau terborgol, yang mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana sebelum korban tercebur ke waduk.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.