TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Seorang pria ditemukan terbaring di badan jalan dengan kondisi mulut berbusa di Jalan Lingkar depan Kantor Bupati Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (28/7/2026).
Beruntung, laporan warga segera direspons personel Polres Donggala langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 Wita saat seorang warga mendatangi Polres Donggala untuk melaporkan adanya pria tanpa identitas yang tergeletak di jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Baca juga: Penyelidikan Sementara, Pengeroyokan di Bahodopi Morowali Didominasi Pukulan Tangan Kosong
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Patroli Samapta (Pamapta) SPKT Polres Donggala dipimpin Ipda Christian S Malino langsung menuju lokasi kejadian.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi terbaring di badan jalan.
Upaya membangunkan korban dilakukan, namun pria tersebut belum memberikan respons.
Petugas juga memeriksa barang bawaan korban untuk mencari identitas, tetapi tidak menemukan kartu identitas maupun dokumen lainnya.
Demi memberikan penanganan secepat mungkin, sekitar pukul 11.15 Wita korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kabelota Donggala.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter jaga RS Kabelota, Sidik, korban tidak ditemukan mengalami tanda-tanda kekerasan maupun keracunan. Namun, korban mengalami demam tinggi disertai penurunan tingkat kesadaran.
Sementara hasil pemeriksaan laboratorium masih menunggu proses lebih lanjut.
Baca juga: Komisi III DPRD Morowali Bahas PHK di PT MSS, Pekerja dan Manajemen Dipertemukan dalam RDP
Beberapa jam kemudian, identitas korban akhirnya berhasil diketahui.
Pria tersebut bernama Durhan (sekitar 60), warga Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.
Anak korban, Oktaviani, kemudian datang ke rumah sakit dan membenarkan bahwa ayahnya memang sedang sakit selama beberapa hari terakhir.
Menurutnya, korban telah dilarang keluar rumah, namun tetap pergi tanpa sepengetahuan keluarga.
Setelah memastikan korban mendapatkan penanganan medis dan keluarganya telah datang, personel Polres Donggala menyerahkan penanganan selanjutnya kepada pihak keluarga.
Kapolres Donggala AKBP Aditya Rochaulia Suharto mengatakan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional.
Baca juga: Wanita Mengaku Pemilik Motor Klarifikasi Kasus Amuk Massa di Bahomakmur Morowali
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian. Respons cepat terhadap setiap aduan merupakan bentuk komitmen Polres Donggala dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.(*)