BRIN dan Indonesia AIDS Coalition Teliti Pemenuhan HAM dalam Penanganan HIV/AIDS di Palu
Fadhila Amalia July 29, 2026 07:23 PM

TRIBUNPALU.COM, PALU – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Indonesia AIDS Coalition (IAC) akan melaksanakan penelitian mengenai pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penanganan HIV/AIDS di Kota Palu.

Rencana penelitian tersebut dibahas dalam audiensi bersama Pemerintah Kota Palu yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota Palu, Rabu (29/7/2026).

Penelitian bertajuk Human Rights Impact Assessment (HRIA) itu bertujuan mengkaji sejauh mana pemenuhan hak asasi manusia telah diterapkan dalam layanan penanganan HIV/AIDS di Kota Palu.

Baca juga: Pemkot Palu Mulai Terapkan Hidroganik, Tebar 4.000 Benih Ikan dan Tanam Bawang Lembah Palu

Peneliti Pusat Riset Kesejahteraan Sosial, Desa, dan Konektivitas BRIN, Fatwa Nurul Hakim, mengatakan audiensi tersebut merupakan tahap awal koordinasi sebelum tim melakukan pengumpulan data di lapangan.

Menurutnya, penelitian HRIA merupakan kolaborasi BRIN dengan Indonesia AIDS Coalition yang didukung Yayasan Apik.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh tim peneliti telah mengikuti lokakarya di Jakarta sejak awal 2026 untuk menyusun metodologi penelitian sekaligus menyamakan persepsi.

Selain itu, para peneliti juga mendapatkan penguatan kapasitas mengenai isu HIV/AIDS dari Indonesia AIDS Coalition agar memiliki pemahaman lebih komprehensif terkait aspek sosial, kesehatan, dan hak asasi manusia.

Dalam penelitian ini, tim akan mengidentifikasi berbagai aspek penting, mulai dari kemudahan akses masyarakat terhadap layanan HIV/AIDS, akuntabilitas penyelenggaraan layanan, kualitas pelayanan, hingga tantangan yang masih dihadapi dalam pemenuhan hak-hak kelompok terdampak.

Hasil penelitian nantinya diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS.

Pemerintah Kota Palu menyambut baik pelaksanaan penelitian tersebut dan berharap hasil riset dapat menjadi referensi dalam penyempurnaan program penanggulangan HIV/AIDS di daerah.

Baca juga: Jalan Sempit Hambat Damkar, Kebakaran Rumah di Luwuk Selatan Berhasil Dijinakkan dalam Sejam

Dengan dukungan rekomendasi berbasis riset, upaya peningkatan kualitas pelayanan, perlindungan hak-hak masyarakat, serta penghapusan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS diharapkan dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.