TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Permasalahan banjir di Kota Pekanbaru hingga kini belum selesai-selesai. Meski Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau sudah melakukan penanganan di berbagai sektor, namun belum menunjukkan hasil signifikan.
Perlukan dilakukan langkah yang lebih serius, dan terintegrasi dari seluruh pihak terkait. Bukan retorika dan konsep semata, tapi terjun langsung ke lapangan.
Pimpinan DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE MM meminta, pemerintah baik kota, provinsi dan perwakilan kementerian, harus bekerja secara all out, dalam mengatasi persoalan banjir yang hampir setiap musim hujan merendam kota ini.
Penanganan tidak boleh hanya bersifat parsial, tapi harus menyentuh akar permasalahan dan terintegrasi.
"Pekerjaan seperti ini tidak boleh setengah hati, apalagi hanya pelepas tanya aja. Semua pihak harus bekerja serius, agar persoalan ini benar-benar selesai. Kasihan masyarakat terlalu lama bergelut dengan banjir," kata Azwendi kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (29/7/2026).
Langkah jangka pendek saat ini dilakukan, mempercepat normalisasi drainase, pengerukan sungai, pembangunan kolam retensi, hingga penataan kawasan yang menjadi titik rawan genangan.
Selain itu, koordinasi antar OPD terkait, PUPR, Perkim, hingga kecamatan juga harus berjalan on the track, agar program penanggulangan banjir berjalan sesuai harapan.
"Program penanganan banjir ini setiap tahun. Termasuk penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pengendali banjir, itu kami awasi terus," sebutnya.
Baca juga: Anggaran Pendidikan Pekanbaru Tahun Ini Dipangkas Rp 27 Miliar, DPRD: Pemko Main-main
Lebih lanjut disampaikan, penyelesaian banjir membutuhkan program jangka panjang, mengingat persoalan tersebut dipengaruhi berbagai faktor.
Mulai dari kondisi saluran drainase, sedimentasi sungai, hingga alih fungsi lahan, atau pengeluaran izin bangunan.
"Kami ingin ada langkah yang terukur, target yang jelas, dan hasil yang bisa dirasakan masyarakat. Jangan sampai setiap tahun persoalannya tetap sama," akunya.
Politisi senior ini juga tak bosan-bosannya mengajak masyarakat, agar menjaga lingkungan dan drainase di masing-masing depan rumahnya. Terutama tidak membuang sampah di parit dan lainnya.
"Ini perlu campur tangan Camat, Lurah, RT RW mengajak warganya untuk menjaga lingkungan," sarannya lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).