Netanyahu Terbang Diam-diam ke AS, Intelijen Israel Peringatkan Ancaman Serangan Iran
Ansari Hasyim July 29, 2026 06:23 PM

 

SERAMBINEWS.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan melakukan perjalanan secara rahasia ke Amerika Serikat setelah badan intelijen Israel memperingatkan adanya ancaman serangan dari Iran yang menyasar para pejabat tinggi Negeri Zionis.

Media Israel N12 melaporkan, penerbangan Netanyahu menuju Washington dilakukan dengan pengamanan ekstra dan tanpa publikasi untuk menghindari potensi ancaman keamanan.

Menurut laporan tersebut, aparat keamanan Israel merekomendasikan agar keberangkatan Netanyahu dilakukan secara tertutup setelah muncul informasi bahwa Iran meningkatkan upaya untuk menyerang pejabat-pejabat penting Israel.

Baca juga: Iran Pasang Baliho Cekik Leher Trump, Sebut Balas Dendam tak Terelakkan

Karena alasan keamanan, pesawat yang membawa Netanyahu tidak lepas landas dari Bandara Internasional Ben Gurion seperti biasanya, melainkan dari Pangkalan Udara Nevatim.

Selain itu, jadwal keberangkatan maupun kedatangannya tidak diumumkan kepada publik. Langkah lain yang tidak biasa adalah larangan bagi wartawan dan jurnalis untuk ikut dalam rombongan penerbangan Netanyahu.

Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran setelah konflik kedua negara memanas dalam beberapa waktu terakhir.

Bertemu Donald Trump di Washington

Di Washington, Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan keduanya membahas perkembangan konflik dengan Iran serta upaya memperluas Abraham Accords, termasuk mendorong Arab Saudi untuk menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.

Sumber yang mengetahui jalannya pembicaraan mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa pertemuan berlangsung dalam suasana yang sangat positif.

"Pertemuan itu sangat positif. Terlihat adanya chemistry yang kuat di antara kedua pemimpin," ujar sumber tersebut.

Kunjungan rahasia Netanyahu itu menjadi sorotan karena dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran Israel terhadap kemungkinan aksi balasan Iran yang disebut semakin intens menargetkan pejabat-pejabat tinggi negara tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.