TRIBUNSTYLE.COM, KUDUS - Kudus di tahun 2026 kembali menjadi sorotan para pencinta traveling yang mendambakan pelarian akhir pekan penuh nostalgia. Di balik pesona Kota Kretek yang dinamis, tersembunyi sebuah harta karun kuliner legendaris yang siap memanjakan lidah bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat tercinta: Sambal Ontong.
Menikmati kuliner zaman dulu (jadul) kini menjadi tren liburan paling dicari. Bukan sekadar mengenyangkan perut, sajian tempo dulu menawarkan keunikan rasa autentik sekaligus kaya manfaat. Berbahan dasar jantung pisang segar dan berlimpah rempah pilihan, kuliner ini terbukti kaya akan zat yang dibutuhkan oleh tubuh di tengah ritme liburan yang aktif.
Baca juga: Liburan ke Kudus, Jelajahi Museum Kretek yang Jadi Lokasi Syuting Gadis Kretek dan Sarat Sejarah
Bagi Anda yang merencanakan akhir pekan seru atau agenda quality time berduaan dengan pasangan di kawasan Taman Menara Kudus, sempatkan diri mampir mencicipi kelezatan Sambal Ontong. Kehadirannya yang meramaikan perhelatan Ta'sis Masjid Al Aqsho Menara Kudus selalu sukses menarik antusiasme pengunjung dari berbagai daerah.
Musafaah, salah satu pedagang setia Sambal Ontong, membeberkan rahasia kelezatan kuliner ini yang tetap terjaga sejak dulu. Dibuat sepenuhnya dari bahan-bahan alami tanpa pengawet, kulinernya memadukan jantung pisang, parutan kelapa, cabai, bawang merah, bawang putih, kencur, terasi, gula merah, dan garam berkualitas.
"Pengolahannya cukup mudah namun penuh ketelatenan," ujar Musafaah saat ditemui. Jantung pisang pilihan dibersihkan lalu direbus empuk selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu, dipadukan dengan sambal kelapa beraroma kencur khas yang diurap merata. "Untuk selera pedasnya tentu bisa disesuaikan dengan kebutuhan penikmat," tambahnya.
Kunci kelezatan Sambal Ontong terletak pada sambal kelapa yang berpadu harmonis dengan semburat kencur. Aroma rempah yang menguar seketika membangkitkan selera makan setelah lelah berkeliling menikmati atmosfer Kota Kretek.
Menariknya, kelezatan otentik ini bisa dinikmati tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Satu porsi Sambal Ontong hanya dibanderol seharga Rp 10.000 saja. Menjelang momen perayaan Ta'sis Masjid Al Aqsho, Musafaah konsisten menyiapkan sekitar 60 porsi setiap harinya untuk memuaskan rasa penasaran para pelancong.
"Selain diurap, bisa juga dibuat penyet dan langsung dinikmati di tempat atau dibawa pulang sebagai buah tangan," tutur Musafaah.
Jadi, sudah siap memasukkan Sambal Ontong Kudus ke dalam daftar destinasi kuliner liburan akhir pekan Anda bersama keluarga atau si dia? Rasakan sendiri sensasi gurih, pedas, dan sehatnya kuliner legendaris ini!
( TribunMuria.com / Saiful Masum / Tribunstyle.com / Selviana Safitri )