Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Kondisi memrihatinkan terlihat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nunfutu 1, Desa Wekeke, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Setiap hari, para siswa di sekolah tersebut harus mengikuti proses belajar mengajar di sebuah bangunan darurat yang jauh dari kata layak.
Bangunan tempat mereka menimba ilmu masih menggunakan konstruksi kayu, beratapkan daun gewang, berdinding bebak hanya pada bagian tertentu, serta berlantai tanah liat.
Pantauan POS-KUPANG.COM pada Rabu (29/7/2026) menunjukkan, bangunan darurat tersebut tampak telah miring dan terbuka karena belum memiliki dinding permanen.
Sejumlah tiang kayu kusam masih menjadi penyangga utama bangunan yang digunakan sebagai ruang belajar para siswa setiap hari.
Kondisi atap bangunan juga terlihat memprihatinkan. Daun gewang yang selama ini menjadi pelindung dari panas dan hujan tampak sudah berlubang di sejumlah bagian.
Ketika hujan turun, air berpotensi langsung masuk ke dalam ruang belajar dan mengganggu proses pembelajaran.
Sebaliknya, saat matahari terik, panas dengan mudah menerobos ke dalam ruangan karena minimnya perlindungan bangunan.
Baca juga: 13 SPPG di Kabupaten Malaka NTT Tetap Beroperasi, Tidak Ada yang Disuspensi BGN
Di dalam ruang belajar tersebut, meja, kursi, dan papan tulis yang digunakan para siswa juga sudah tampak kusam.
Dengan fasilitas yang serba terbatas, para siswa biasa tetap duduk di bangku dan meja kayu sederhana untuk mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru.
Pemandangan tersebut menjadi gambaran nyata tentang keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan yang masih dihadapi anak-anak di wilayah pelosok Kabupaten Malaka.
Di tengah kondisi ruang belajar yang sederhana dan serba terbatas, para siswa tetap berusaha mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan mengenakan seragam sekolah serta membawa perlengkapan pendidikan masing-masing.
Semangat para siswa untuk tetap bersekolah seolah menjadi kontras dengan kondisi bangunan yang mereka tempati.
Baca juga: Stevano Pastikan Perjuangkan Peningkatan Status PLN Malaka, Dorong Tegangan Listrik Memadai
Di tempat yang jauh dari pusat pemerintahan daerah itu, proses pendidikan tetap berjalan meski harus berlangsung dalam ruang darurat yang belum memberikan rasa nyaman dan perlindungan sebagaimana mestinya bagi anak-anak usia sekolah.
SDN Nunfutu 1 berada di Desa Wekeke, Kecamatan Rinhat, salah satu wilayah di Kabupaten Malaka yang memiliki akses cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
Sekolah tersebut berjarak sekitar 80 kilometer dari Kota Betun yang menjadi pusat Ibu Kota Kabupaten Malaka.
Jarak yang cukup jauh tersebut sekaligus menggambarkan tantangan akses pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Di tengah keterbatasan itu, anak-anak SDN Nunfutu 1 tetap datang ke sekolah dan belajar setiap hari, menyimpan harapan agar suatu saat mereka dapat menikmati ruang kelas yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk menuntut ilmu. (ito).