TRIBUNJAMBI.COM - Liverpool akan melanjutkan persiapan menghadapi musim 2026-2027 dengan menghadapi Wrexham dalam laga uji coba pramusim yang menjadi bagian dari Premier League Summer Series.
Pertandingan akan digelar di Yankee Stadium, Kamis dini hari waktu Inggris.
The Reds datang dengan modal kemenangan pada laga perdana era pelatih baru Andoni Iraola. Sementara itu, Wrexham juga tengah berada dalam tren positif setelah belum terkalahkan sepanjang pramusim.
Preview Pertandingan
Era Andoni Iraola di Liverpool diawali dengan kemenangan 4-2 atas Sunderland pada akhir pekan lalu.
Dominik Szoboszlai menjadi sosok penting dalam pertandingan tersebut. Gelandang asal Hungaria itu mencetak gol penyeimbang melalui tendangan setengah voli sebelum Federico Chiesa dan Lewis Koumas memastikan kemenangan Liverpool.
Sebelumnya, Liverpool sempat unggul lewat gol pemain muda Kieran Morrison. Namun, Sunderland mampu membalikkan keadaan setelah memanfaatkan rapuhnya lini belakang The Reds yang diisi bek-bek muda.
Meski demikian, Iraola tetap puas dengan penampilan timnya, terutama kontribusi para pemain muda seperti Morrison dan Koumas yang tampil impresif di lini depan.
Liverpool juga mendapat tambahan kekuatan untuk laga ini setelah Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Ryan Gravenberch kembali bergabung dengan skuad usai menjalani masa istirahat pasca-Piala Dunia 2026.
Ketiga pemain tersebut diperkirakan akan mendapat kesempatan bermain, meski kemungkinan belum tampil sejak menit pertama.
Di kubu lawan, Wrexham juga menunjukkan performa menjanjikan sepanjang pramusim.
Tim besutan Phil Parkinson sukses mengalahkan Manchester United dengan skor 1-0 pada 18 Juli berkat gol Sam Smith.
Mereka kemudian kembali mencatat hasil impresif setelah menundukkan Leeds United 3-2 dalam laga dramatis.
Kemenangan tersebut menunjukkan mental kuat Wrexham yang mampu tiga kali unggul sebelum akhirnya mengamankan kemenangan.
Catatan tersebut membuat Liverpool tidak boleh meremehkan lawannya, meski Wrexham berasal dari kasta kedua sepak bola Inggris.
Kepercayaan diri Wrexham juga meningkat setelah mampu mencatat dua clean sheet dalam tiga pertandingan terakhir.
Di sisi lain, Liverpool masih memiliki persoalan di lini belakang karena sejumlah bek senior belum dapat dimainkan.
Performa Pramusim
Liverpool: Menang
Wrexham: Imbang, Menang, Menang
Liverpool masih belum bisa memainkan Hugo Ekitike, Wataru Endo, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni yang masih menjalani pemulihan cedera.
Masalah bertambah setelah Joe Gomez mengalami cedera dan diperkirakan absen pada laga ini.
Jeremy Jacquet juga kemungkinan akan diistirahatkan.
Situasi tersebut membuat Iraola berpeluang kembali menurunkan duet bek muda Ifeanyi Ndukwe dan Mor Talla Ndiaye di jantung pertahanan.
Milos Kerkez dan Calvin Ramsay diperkirakan mengisi posisi bek sayap.
Meski Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Ryan Gravenberch telah kembali berlatih bersama tim, ketiganya kemungkinan baru dimainkan secara bertahap.
Trey Nyoni diprediksi berduet dengan Curtis Jones di lini tengah, sementara Dominik Szoboszlai akan mengisi peran gelandang serang di belakang Lewis Koumas.
Di kubu Wrexham, Kieffer Moore diperkirakan menjadi ujung tombak.
Ia akan mendapat dukungan dari Bailey Cadamarteri dan Nathan Broadhead di lini depan.
Sementara itu, Zak Vyner, Dominic Hyam, dan Lewis Brunt diperkirakan membentuk tiga bek sejajar di depan penjaga gawang Arthur Okonkwo.
Prediksi Susunan Pemain
Liverpool:
Mamardashvili; Ramsay, Ndukwe, Ndiaye, Kerkez; Nyoni, Jones; Morrison, Szoboszlai, Ngumoha; Koumas.
Wrexham:
Okonkwo; Vyner, Hyam, Brunt; A. James, O’Brien, M. James, Thomason; Cadamarteri, Broadhead; Moore.
Prediksi Skor
Liverpool 3-2 Wrexham
Liverpool tetap diunggulkan untuk meraih kemenangan, terlebih dengan kembalinya Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Ryan Gravenberch yang menambah kualitas skuad.
Meski demikian, Wrexham telah membuktikan mampu mengalahkan Manchester United dan Leeds United pada pramusim kali ini.
Kondisi lini belakang Liverpool yang masih dihuni pemain muda berpotensi dimanfaatkan Wrexham untuk mencetak gol. Karena itu, pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka dan menghasilkan banyak gol, dengan Liverpool diprediksi menang tipis 3-2.