Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kebakaran yang menghanguskan gudang penampungan limbah rongsok milik Yayasan Arsada Media Umat di Dukuh Tempursari, Desa Tempursari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, diduga dipicu sisa pembakaran sampah yang masih menyisakan bara api.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Api pertama kali diketahui oleh Reza Azi Nadjari (32), warga setempat, sekitar pukul 12.35 WIB.
Berdasarkan hasil keterangan saksi, kebakaran diduga bermula dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan pada Sabtu (25/7/2026).
Bara api yang diduga masih tersisa kemudian tertiup angin kencang hingga memicu kobaran api dan merembet ke bangunan gudang.
Baca juga: Gudang Penampungan Limbah Rongsok di Sambi Boyolali Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
"Untuk penyebab kebakaran diperkirakan akibat sisa pembakaran sampah yang dilakukan pada hari Sabtu lalu dan masih ada sisa api yang tertiup angin kencang," kata Kapolsek Sambi, AKP Maryanto, Rabu (29/7/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, Reza segera berteriak meminta bantuan warga sekitar. Informasi kebakaran kemudian diteruskan hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Sambi.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Sambi langsung berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali.
Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar.
AKP Maryanto mengatakan saat saksi tiba di lokasi, gudang penampungan limbah rongsok berukuran sekitar 8 x 10 meter tersebut sudah dalam kondisi terbakar.
"Api menyala di bagian luar penampungan," kata AKP Maryanto.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.