TRIBUNJAKARTA.COM - Masa depan bek tangguh eks Persib Bandung, Federico Barba akhirnya mendapatkan kepastian.
Bek asal Italia itu resmi digaet klub Serie B, Palermo. Ia pun resmi diperkenalkan Palermo pada Rabu (29/7/2026) malam.
Sosok yang dicintai Bobotoh itu tak melupakan kenangan manis saat membela Persib Bandung.
Palermo merekrut Federico Barba dengan status bebas transfer.
Persib telah melepas Federico Barba usai Super League 2025/2026 berakhir.
"Palermo FC mengumumkan akuisisi Federico Barba, yang dilepas dari Persib Bandung," tulis rilis di laman resmi klub.
"Hari ini, di akhir sesi latihan pagi, pemain Palermo itu akan diperkenalkan pada konferensi pers."
"Federico disambut di Palermo oleh City Football Group, Presiden Mirri, dan seluruh keluarga Rosanero," imbuhnya.
Saat diperkenalkan oleh klub, Federico Barba ditanya mengenai pengalamannya bermain di Liga Indonesia.
Barba mengaku mendapatkan pengalaman positif saat bermain di Indonesia.
Ia pun menyebutkan Persib Bandung merupakan tim besar di Indonesia. Bahkan, Barba bermain di kompetisi internasional yakni Liga Champiosns Asia.
"Memberikan pengaruh tersendiri, dan secara keseluruhan itu adalah pengalaman yang sangat positif," ujar Barba dikutip dari Youtube Palermo.
Barba juga mengungkit besarnya antusiasme sepakbola di Indonesia. Namun, Barba akhirnya memutuskan kembali ke Italia setelah memperkuat Persib Bandung selama semusim.
Dikutip dari TribunJabar, Federico Barba menjadi salah satu pilar kunci yang membawa Persib Bandung merengkuh gelar juara Liga Super Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (three-peat).
Datang dengan reputasi mentereng dari Benua Biru pada 27 Agustus 2025, mantan pemain klub Serie A Empoli dan Como 1907 ini langsung menjelma menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus penyerang lawan.
Kepastian gelar juara yang diraih Barba bersama Pangeran Biru terkunci di pekan pamungkas dramatis saat menghadapi Persijap Jepara.
Berkat performa luar biasanya di sepanjang musim, bek bertinggi badan 1,87 meter ini dianugerahi penghargaan masuk ke dalam jajaran Best XI of the Season (Tim Terbaik Musim Ini).
Statistik Mengkilap dan Kontribusi Nyata
Meski berposisi asli sebagai jantung pertahanan, pemain kelahiran 1 September 1993 ini terbukti sangat produktif dan memiliki naluri mencetak gol yang tinggi saat membantu lini serang.
Tercatat, pemain yang memiliki nilai pasar fantastis mencapai Rp8,69 miliar ini mengemas total 35 penampilan di semua kompetisi resmi bersama Maung Bandung.
Barba menorehkan 2,736 menit bermain, dengan rincian 28 pertandingan (2,197 menit) di kompetisi domestik Liga Super Indonesia dan 7 pertandingan (539 menit) di panggung Asia, AFC Champions League Two (ACL Two).
Dari total performanya tersebut, ia sukses menyumbang 5 gol dan 2 assist—sebuah catatan impresif untuk seorang pemain berposisi bek tengah.
Kini, setelah sukses mempersembahkan trofi juara dan mencatatkan statistik menawan, petualangan sang difensore di Kota Kembang resmi berakhir lebih cepat.
Memiliki kontrak 1 tahun dengan opsi perpanjangan 1 tahun, Barba memilih pulang ke Eropa.
Namun, kontribusinya yang militan di lini belakang akan selalu diingat sebagai salah satu transfer pemain asing tersukses yang pernah dilakukan oleh Persib Bandung.
Dikutip dari Transfermark, berikut profil Federico Barba:
Baca juga: RUMOR Transfer Ngenes: Bek Kroasia Tolak Persib, Striker Bosnia Rp10,43 M Gagal Mendarat ke Persija
Baca juga: JELANG Persib vs DPMM di Piala Presiden 2026: Barros Ungkap Satu Musuh Sebelum Kick-off
Baca juga: Persib Vs DPMM FC Piala Presiden 2026 Malam Ini: Head to Head, Prediksi Susunan Pemain dan Skor