TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan dua angkot di Jalan Kanggraksan, Kota Cirebon, Rabu (29/7/2026), polisi mengungkap salah satu angkot kehilangan kendali usai menabrak sepeda motor.
Setelah tabrakan itu, angkot lalu masuk ke jalur berlawanan hingga terjadi tabrakan keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota Ipda Johan menjelaskan, angkot bernomor polisi E 1935 K melaju dari arah Cibelok menuju Kanggraksan.
Saat melintas di lokasi kejadian, angkot tersebut lebih dulu menabrak sepeda motor yang berada di depannya.
Benturan itu membuat pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
"Jadi, untuk kronologis kecelakaan yang melibatkan dua angkot di Jalan Kanggraksan itu, kendaraan angkot dari arah Cibelok ke arah Kanggraksan dengan nopol E 1935 K bertabrakan terlebih dahulu dengan sepeda motor yang berada di depannya, terus oleng ke kanan," ujar Johan dikutip dari TribunJabar, Rabu (29/7/2026).
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju angkot bernomor polisi E 1978 HW.
Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak dapat dihindari.
"Selanjutnya bertabrakan dengan angkot yang dari arah Kanggraksan menuju Cibelok dengan nopol E 1978 HW," katanya.
Johan mengatakan pihaknya belum dapat memastikan adanya dugaan angkot dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi.
Menurut dia, kecelakaan diduga terjadi karena angkot yang kehilangan kendali tiba-tiba masuk ke jalur lawan sehingga pengemudi dari arah berlawanan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar.
"Kalau itu mungkin dia menghindari oleng ke kanan, nah ada angkot yang dari lawan arah langsung menabrak atau bertabrakan dengan angkot yang dari arah sebaliknya," jelasnya.
Dalam insiden tersebut, empat orang dilaporkan menjadi korban.
Korban terdiri atas dua sopir angkot, seorang penumpang angkot, serta seorang penumpang sepeda motor.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh korban mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, Satlantas Polres Cirebon Kota masih melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Pemeriksaan dilakukan melalui olah TKP, pengecekan kondisi kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Kita masih melakukan penyelidikan dengan olah TKP di TKP kejadian kecelakaan di Jalan Kanggraksan tersebut," ujar Johan.
Baca juga: BEDA Hasil Persija Persib Piala Presiden 2026: Igor Tolic Amankan Tiket Semifinal, Jalan STY Terjal
Baca juga: Polisi Buru Dua Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Cilincing, Empat Saksi Sudah Diperiksa
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Semarang: Truk Gagal Nanjak Lalu Mundur, Pemotor dan Pejalan Kaki Jadi Korban