PSMS Medan Kalah 0-1 dari Persebaya, Dipastikan Gagal Lolos ke Semifinal Piala Presiden Elite 2026
Ayu Prasandi July 29, 2026 11:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- PSMS Medan harus mengakui keunggulan tuan rumah Persebaya Surabaya usai kalah tipis 0-1 pada laga lanjutan Grup B Piala Presiden Elite 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak bek Persebaya, Yuran Fernandes, melalui sundulan pada penghujung babak pertama.

Kekalahan ini membuat langkah PSMS Medan dipastikan terhenti di fase grup sekaligus gagal melaju ke babak semifinal Piala Presiden Elite 2026.

Meski berstatus sebagai tim Liga 2 yang menghadapi kontestan Liga 1 Indonesia, skuad Ayam Kinantan mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang 45 menit pertama.

PSMS bahkan beberapa kali berhasil mengimbangi permainan Persebaya sebelum akhirnya kebobolan melalui skema bola mati menjelang turun minum.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim tampil hati-hati.

Sepuluh menit awal pertandingan berlangsung dalam tempo sedang dengan kedua tim lebih banyak memainkan bola di lini tengah.

Baik PSMS maupun Persebaya belum mampu menciptakan peluang berbahaya karena sama-sama disiplin menjaga lini pertahanan.

Petaka lebih dulu menghampiri PSMS pada menit ke-12. Bek Samuel Simanjuntak mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.

Pelatih Eko Purdjianto kemudian memasukkan Rayhan Utina untuk menggantikan posisi Samuel di lini belakang.

Hingga menit ke-15, pertandingan masih berjalan seimbang. Kedua tim saling mencoba membongkar pertahanan lawan, namun belum menemukan celah untuk menciptakan peluang matang.

Persebaya memperoleh kesempatan pertama melalui situasi bola mati pada menit ke-20.

Diogo yang menjadi eksekutor sepak pojok mengirimkan umpan ke tiang jauh dan disambut sundulan Yuran Fernandes.

Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Muhammad Natshir.

PSMS merespons tiga menit berselang. Tim berjuluk Ayam Kinantan mendapatkan sepak pojok yang dieksekusi Danny Barrow.

Bola diarahkan ke tiang jauh, namun gagal dijangkau rekan-rekannya sehingga peluang tersebut tidak membahayakan gawang Persebaya.

Memasuki menit ke-25, pertandingan masih berlangsung ketat. Kedua tim lebih banyak terlibat duel di lini tengah sehingga belum ada peluang bersih yang benar-benar mengancam.

Peluang PSMS kembali datang pada menit ke-32 setelah kapten Persebaya, Rachmat Irianto, menerima kartu kuning akibat melanggar Danny Barrow saat membangun serangan.

Barrow yang mengambil tendangan bebas mengirim bola ke tiang jauh dan disambut sundulan M. Raihan Utama.

Namun, bola masih dengan mudah diamankan kiper Persebaya, Reza Arya Pratama.

Persebaya kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-36 dengan memasukkan Yann Mabella menggantikan Dicky.

Satu menit berselang, gelandang PSMS Manahati Lestusen juga diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Miguel.

Pada menit ke-38, Persebaya kembali memperoleh peluang dari tendangan bebas setelah Raihan Utama melakukan handsball.

Diogo mengirim bola ke sisi kiri yang mengarah kepada Yann Mabella, tetapi penyelesaian akhirnya belum mampu mengubah kedudukan.

PSMS hampir mencetak gol pada menit ke-41.

Danny Barrow melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kiri dari depan kotak penalti setelah mendapatkan ruang tembak. Namun, upayanya belum mampu menemui sasaran.

Persebaya meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir babak pertama.

Pada menit ke-44, tim berjuluk Bajul Ijo nyaris memecah kebuntuan melalui skema lemparan jauh ke dalam.

Sundulan Ramadhan Sananta masih melebar tipis di sisi kiri gawang Natshir.

Gol yang ditunggu tuan rumah akhirnya lahir tepat pada menit ke-45.

Berawal dari sepak pojok yang kembali dieksekusi Diogo, bola meluncur ke tiang jauh dan disambut sundulan keras Yuran Fernandes.

Bek asal Tanjung Verde itu memenangkan duel udara dan sukses menaklukkan Muhammad Natshir untuk membawa Persebaya unggul 1-0.

Wasit memberikan tambahan waktu empat menit.

Memanfaatkan keunggulan tersebut, Persebaya tampil semakin agresif dengan melancarkan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan PSMS.

Tuan rumah kembali menciptakan dua peluang pada masa injury time, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Hingga peluit turun minum dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung melakukan rotasi besar-besaran dengan menarik tujuh pemain sekaligus.

Koko Ari, Rachmat Irianto, Yusuf, Ramalho, Miguel, Yuran Fernandes, dan Ricky keluar lapangan untuk digantikan Catur Pamungkas, Mitrevski, Jefferson, Francisco Rivera, M. Ichsan, Toni Firmansyah, serta Malik Risaldi.

Di kubu PSMS, pelatih Eko Purdjianto juga melakukan perubahan komposisi tim.

Adlin Cahya dan Irfan Jauhari ditarik keluar untuk memberi kesempatan kepada Phillerson dan Rangga Muslim.

Petaka kembali menghampiri PSMS pada menit ke-51 ketika Rizdjar mengalami cedera dan harus ditandu keluar lapangan.

Dani Saputra kemudian masuk menggantikan posisinya.

Pergantian pemain membuat Persebaya tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola.

Meski terus ditekan, lini belakang PSMS yang dikomandoi Angelo Meneses tetap bermain disiplin.

Skuad Ayam Kinantan juga beberapa kali mampu keluar dari tekanan melalui skema umpan-umpan pendek.

PSMS hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Berawal dari kombinasi umpan segitiga, Danny Barrow mengirim bola terobosan kepada Rangga Muslim yang berhasil menerobos ke dalam kotak penalti tanpa kawalan.

Namun, penyelesaian akhir Rangga dengan kaki kiri masih terlalu lemah sehingga bola hanya melintas tipis di sisi kanan gawang Persebaya.

Enam menit kemudian, Persebaya membalas melalui serangan balik cepat. Ramadhan Sananta mengirim umpan terobosan kepada Yann Mabella yang berhasil masuk ke kotak penalti PSMS.

Beruntung, sepakan kaki kanannya masih mampu diamankan dengan baik oleh Muhammad Natshir.

PSMS kembali mengancam pada menit ke-63. Tavano melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut gawang.

Namun, kiper Persebaya Reza Arya Pratama tampil sigap dengan menepis bola sehingga peluang emas tersebut gagal berbuah gol.

Pertandingan berlangsung semakin keras. Pada menit ke-65, Ramadhan Sananta menerima kartu kuning usai melakukan tekel dari belakang terhadap Rangga Muslim.

Tak lama berselang, Persebaya memasukkan Alex Martin menggantikan Sananta. Sementara itu, PSMS kembali melakukan penyegaran dengan memasukkan Muhammad Farhan, Taufik Hidayat, dan Gufran untuk menggantikan Bintang, M. Raihan Utama, serta Manahati Lestusen.

Persebaya nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-70 setelah memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti akibat pelanggaran Angelo Meneses terhadap Alex Martin.

Mitrevski yang dipercaya sebagai eksekutor melepaskan tendangan keras, tetapi bola masih membentur pagar hidup PSMS.

Tiga menit berselang, PSMS memperoleh kesempatan emas melalui situasi bola mati.

Rangga Muslim mengirim umpan ke kotak penalti yang disambut sundulan Phillerson.

Bola meluncur tipis di samping gawang, namun wasit lebih dulu mengangkat bendera offside.

Persebaya kembali memperoleh tendangan bebas pada menit ke-80 setelah Rangga Muslim melanggar Alex Martin.

Francisco Rivera mengirimkan bola ke tiang jauh, tetapi peluang tersebut tidak mampu dimanfaatkan rekan-rekannya dan tidak membahayakan gawang Natshir.

Memasuki menit ke-84, pelatih Persebaya kembali melakukan pergantian pemain dengan menarik Yann Mabella dan M. Ichsan.

Keduanya digantikan Alfredo Tata dan Gledson untuk menjaga intensitas permainan tuan rumah.

PSMS nyaris mencetak gol penyeimbang pada menit ke-86. Rangga Muslim melepaskan tendangan keras kaki kanan yang berhasil ditepis Reza Arya.

Bola muntah kemudian membentur tiang gawang sehingga peluang emas tersebut gagal mengubah kedudukan.

Memasuki menit ke-89, Taufik Hidayat harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Gledson.

Wasit memberikan tambahan waktu enam menit pada babak kedua. Di masa injury time, PSMS kembali memperoleh peluang terbaiknya.

Berawal dari kesalahan Reza Arya yang gagal menyapu bola dengan sempurna saat keluar dari sarangnya, Tavano berhasil menguasai bola di depan kotak penalti.

Namun, dalam posisi kurang ideal, ia hanya mampu melepaskan tendangan lemah dengan kaki kanan sambil memutar badan. Bola pun bergulir tipis di sisi gawang Persebaya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Persebaya Surabaya mempertahankan keunggulan 1-0 sekaligus mengamankan tiga poin di hadapan pendukungnya.

Sementara itu, kekalahan kedua secara beruntun membuat PSMS Medan dipastikan gagal melaju ke babak semifinal Piala Presiden Elite 2026.

Turnamen pramusim tersebut kini menjadi ajang evaluasi bagi skuad Ayam Kinantan sebelum menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.