TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) di RT 002 RW 007 Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, tak perlu repot datang ke kantor pemerintahan ketika hendak mengurus sejumlah keperluan administrasi.
Ada Faizal yang membantu mengurusnya.
Ketua RT 002 RW 007 Kelurahan Pandang itu kerap membawa berkas warga ke kantor pemerintahan. Warga cukup melengkapi data yang diperlukan, selanjutnya Faizal yang melanjutkan proses pengurusannya.
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu urusan yang paling sering dibantu belakangan ini, mulai dari pembayaran hingga pengajuan pengurangan PBB.
Faizal melakukan itu lantaran sebagian besar warga di wilayahnya merupakan pensiunan dan lansia.
Ia ingin warga tidak kesulitan mengakses pelayanan pemerintahan.
"Motivasi saya untuk membantu warga-warga di sini karena rata-rata di wilayah saya ini pensiunan dan lansia. Jadi selama saya menjabat, semua kepengurusan warga saya bantu," kata Faizal kepada Tribun Timur, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Ketua RT dan RW Se-Makassar Diminta Siaga Hadapi Perubahan Pengangkutan Sampah Per 1 Agustus
Peran itu dijalankan Faizal sejak dipercaya menjadi Ketua RT.
Ia sendiri masih terbilang baru dalam menjalankan amanah tersebut.
Namun, aktivitasnya sebagai Ketua RT tidak berhenti pada urusan administrasi warga.
Di lingkungan yang dihuni sekitar 25 kepala keluarga itu, Faizal juga rutin mengingatkan warga untuk memilah sampah dari rumah.
Sampah organik dipisahkan agar dapat dikelola melalui biopori dan teba komposter yang telah tersedia di lingkungan. Fasilitas tersebut disiapkan melalui swadaya warga.
Persoalannya kemudian adalah kebiasaan.
Masih ada warga yang sesekali keliru menempatkan sampah plastik dan sampah organik. Karena itu, sosialisasi harus terus diulang agar kebiasaan memilah sampah dapat berjalan dengan baik.
"Makanya kami sebagai RT sering mengulang-ulang menyampaikan kepada warga agar sampah ditempatkan pada tempatnya," tuturnya.
Faizal melihat edukasi dan fasilitas pengelolaan sampah harus berjalan beriringan. Warga perlu memahami jenis sampah yang harus dipisahkan sekaligus memiliki tempat untuk mengelolanya.
Baca juga: Tak Cuma Edukasi, Ketua RT RW Untia Makassar Bagikan Tempat Sampah kepada Warga
Selain urusan kebersihan, Faizal juga aktif menjalankan program lingkungan di bidang keamanan dan keagamaan.
Pada malam Minggu, warga rutin melakukan ronda. Kegiatan dimulai sekitar pukul 21.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita atau tengah malam.
Ronda tidak hanya dilakukan dengan berjaga. Warga juga berkeliling melakukan patroli.
Sejauh ini, kata Faizal, keamanan di wilayah tersebut masih kondusif. Belum ada kejadian menonjol yang mengganggu ketenteraman warga.
"Alhamdulillah, di wilayah kami aman terkendali. Belum pernah ada kejadian-kejadian," kata Faizal.
Kegiatan keagamaan juga rutin dilaksanakan. Setiap bulan, warga menggelar pengajian di Masjid Darur Rahmah.
Ada pula pembacaan satu hadis setiap selesai salat lima waktu.
"Setiap bulan ada pengajian, diikuti banyak jemaah. Sama setiap hari juga ada pembacaan hadis," ucapnya.
Di sisi lain, sebuah kawasan yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah kini telah berubah menjadi kebun urban farming.
Pengurus RT/RW mengelolanya secara bersama-sama. Beragam tanaman ditumbuhkan di sana, seperti kangkung, bayam merah, bayam hijau, pakcoy, tomat, cabai, pare, kacang panjang, hingga okra.
Pengelolaan kebun dilakukan dengan pembagian tugas antar-pengurus RT/RW. Ada yang mengurus tanaman, perikanan, dan peternakan.
Faizal sendiri bertanggung jawab pada bagian perikanan. Ia mengurus pemeliharaan ikan lele dan nila.
Setiap pagi dan sore, ia datang memberi makan ikan. Lele yang dipelihara kini sudah mendekati masa panen.
"Kami bagi tugas, kalau saya yang bagian perikanan, urus nila dan lele," ucapnya.
Menurut Faizal, pola kerja sama dalam menyukseskan program menjadi komitmen seluruh pengurus RT/RW.
Bukan hanya pada program urban farming, tetapi juga program lainnya. Dengan pembagian tugas dan kerja sama, setiap kegiatan dapat terlaksana secara maksimal tanpa terasa berat.
"Kami kerja sama-sama dengan RT-RT lain, jadi tidak terasa berat," ucapnya.
Faizal lahir di Makassar, 25 Maret 1984. Ia merupakan lulusan SMA Negeri 11 Makassar.
Selain menjadi Ketua RT, ia juga bekerja sebagai pedagang. Hobinya bermain sepak bola.
"Tim andalan saya di Piala Dunia ini Brazil, tapi sayang cepat ki gugur," ucapnya sembari tertawa.
Profil Singkat:
Nama: Faizal
Jabatan: Ketua RT 002 RW 007 Kelurahan Pandang
Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 25 Maret 1984
Alamat: Jalan Toddopuli 2 No.5
Pendidikan: SMA Negeri 11 Makassar
Pekerjaan: Ketua RT dan Pedagang
Hobi: Sepakbola
Jumlah Penduduk: 25 KK.(*)