Daftar Harga Pertamax SPBU Pontianak Besok 31 Juli 2026, Naik Usai Antrean Panjang?
Faiz Iqbal Maulid July 30, 2026 02:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertamina merilis harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi di seluruh SPBU di Indonesia, besok Jumat 31 Juli 2026.

Pertamina memastikan harga BBM non-subsidi di Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak, tetap stabil hingga akhir Juli 2026.

Dilansir dari laman resmi pertaminapatraniaga.com, harga Pertamax masih dijual Rp16.650 per liter di seluruh SPBU resmi.

Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp19.750 per liter.

Di sisi lain, BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar masih stabil di harga Rp10.000 dan Rp6.800/liter.

Berikut harga Pertamax di SPBU Pontianak besok 31 Juli 2026:

• Daftar Harga BBM Pertalite Terbaru di Seluruh SPBU Pontianak Besok 30 Juli 2026

Harga BBM Pertamax di SPBU Pontianak Besok 31 Juli 2026

1. SPBU Paris 2 Ahmad Yani: Rp16.650/liter

2. SPBU Imam Bonjol: Rp16.650/liter

3. SPBU Tanjung Raya 2: Rp16.650/liter

4. SPBU Siantan: Rp16.650/liter

5. SPBU Jl. Tanjung Pura: Rp16.650/liter

6. SPBU Jl. HOS Cokroaminoto: Rp16.650/liter

7. SPBU Jl. KH Ahmad Dahlan: Rp16.650/liter

• Daftar Harga BBM Pertalite Terbaru di Seluruh SPBU Pontianak Besok 30 Juli 2026

Daftar Harga BBM Nasional Besok 31 Juli 2026

Pertalite: Rp10.000/liter (subsidi, tetap)

Biosolar: Rp6.800/liter (subsidi, tetap)

Pertamax: Rp16.650/liter

Pertamax Turbo: Rp19.750/liter

Dexlite: Rp20.150/liter

Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Cara Cek Update Harga BBM Setiap Hari

Pantau harga BBM langsung di situs resmi Pertamina:

DISINI

Gubernur Kalbar Sebut Kondisi BBM Terkendali

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku telah memonitor fenomena antrean di beberapa titik lokasi SPBU yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, beberapa hari terakhir.

Setelah menerima informasi tersebut, dia juga bilang langsung menghubungi pihak Pertamina dan menanyakan permasalahan yang terjadi.

"Kemarin saya langsung hubungi dan memang pihak Pertamina menyampaikan pada kita ada dua kapal yang tidak bisa masuk, karena sungai dangkal. Tapi satunya sudah masuk," katanya kepada TribunPontianak.co.id, Rabu 29 Juli 2026.

Ia juga memastikan agar kondisi tersebut bisa segera teratasi dan menjadi atensi agar ketersediaan BBM di Kubu Raya tetap aman terkendali.

"Artinya jika semua sudah masuk BBM aman," ungkapnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.