TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertamina merilis harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi di seluruh SPBU di Indonesia, besok Jumat 31 Juli 2026.
Pertamina memastikan harga BBM non-subsidi di Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak, tetap stabil hingga akhir Juli 2026.
Dilansir dari laman resmi pertaminapatraniaga.com, harga Pertamax masih dijual Rp16.650 per liter di seluruh SPBU resmi.
Sementara Pertamax Turbo dibanderol Rp19.750 per liter.
Di sisi lain, BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar masih stabil di harga Rp10.000 dan Rp6.800/liter.
Berikut harga Pertamax di SPBU Pontianak besok 31 Juli 2026:
• Daftar Harga BBM Pertalite Terbaru di Seluruh SPBU Pontianak Besok 30 Juli 2026
1. SPBU Paris 2 Ahmad Yani: Rp16.650/liter
2. SPBU Imam Bonjol: Rp16.650/liter
3. SPBU Tanjung Raya 2: Rp16.650/liter
4. SPBU Siantan: Rp16.650/liter
5. SPBU Jl. Tanjung Pura: Rp16.650/liter
6. SPBU Jl. HOS Cokroaminoto: Rp16.650/liter
7. SPBU Jl. KH Ahmad Dahlan: Rp16.650/liter
• Daftar Harga BBM Pertalite Terbaru di Seluruh SPBU Pontianak Besok 30 Juli 2026
Pertalite: Rp10.000/liter (subsidi, tetap)
Biosolar: Rp6.800/liter (subsidi, tetap)
Pertamax: Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter
Pantau harga BBM langsung di situs resmi Pertamina:
DISINI
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengaku telah memonitor fenomena antrean di beberapa titik lokasi SPBU yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, beberapa hari terakhir.
Setelah menerima informasi tersebut, dia juga bilang langsung menghubungi pihak Pertamina dan menanyakan permasalahan yang terjadi.
"Kemarin saya langsung hubungi dan memang pihak Pertamina menyampaikan pada kita ada dua kapal yang tidak bisa masuk, karena sungai dangkal. Tapi satunya sudah masuk," katanya kepada TribunPontianak.co.id, Rabu 29 Juli 2026.
Ia juga memastikan agar kondisi tersebut bisa segera teratasi dan menjadi atensi agar ketersediaan BBM di Kubu Raya tetap aman terkendali.
"Artinya jika semua sudah masuk BBM aman," ungkapnya.
(*)