Kapal Pembawa BBM Tiba di Pontianak, Pertamina Percepat Pemulihan Pasokan di Kalbar
Dhita Mutiasari July 30, 2026 10:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari memperkuat pasokan dari kapal pengangkut, menambah stok di SPBU, hingga memperpanjang jam operasional guna mengurangi antrean masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM kembali stabil di berbagai wilayah, seperti Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Kayong Utara, Landak, dan daerah lainnya.

• 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Penjelasan Gubernur Ria Norsan Soal Kapal BBM Tertahan

Pasokan BBM dari Kapal Terus Berdatangan

Saat ini suplai BBM menuju Integrated Terminal (IT) Pontianak berlangsung sesuai rencana.

Sejumlah kapal pengangkut telah bersandar di area penerimaan dan proses pembongkaran muatan terus dilakukan untuk memperkuat stok BBM di terminal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan agar distribusi BBM segera kembali normal.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Saat ini kapal-kapal pengangkut BBM telah tiba dan proses penerimaan pasokan terus berlangsung. Pertamina terus mengoptimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan untuk memperkuat ketersediaan stok serta mempercepat normalisasi distribusi di wilayah Kalimantan Barat," ujar Edi dalam rilis yang diterima Tribun Pontianak, Kamis 30 Juli 2026.

Distribusi ke SPBU Dipercepat

Selain memperkuat pasokan, Pertamina juga mempercepat distribusi BBM dari terminal menuju SPBU dengan sejumlah langkah antisipasi.

Pengiriman BBM ke SPBU di Kota Pontianak dan sekitarnya kini dilakukan lebih awal, yakni mulai pukul 00.00 WIB agar stok tersedia lebih cepat.

Hingga Rabu (29/7), distribusi BBM ke sejumlah SPBU telah berjalan dan akan terus ditingkatkan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

Tambahan Pasokan 176 Kiloliter

Pertamina juga menerapkan strategi build up stock, yakni menambah stok BBM di SPBU tanpa menunggu persediaan berada pada level minimum.

Langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan BBM sekaligus meminimalkan potensi kekosongan pasokan.

Sejak Senin, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan BBM sebanyak 176 kiloliter secara bertahap. Penambahan pasokan akan terus dilakukan setiap hari dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami lonjakan permintaan dan kepadatan kendaraan.

SPBU Perpanjang Jam Operasional
Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat, sejumlah SPBU juga memperpanjang jam operasional hingga tengah malam.

Menurut Edi, langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran BBM dan mengurangi antrean kendaraan.

"Dengan pasokan yang terus diperkuat dan berbagai langkah antisipasi yang kami lakukan, Pertamina terus memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pihak terkait lainnya agar proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan lancar," katanya.

Pengawasan Distribusi Diperketat

Pertamina juga meningkatkan pemantauan terhadap penyaluran BBM di SPBU dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran pelayanan serta pengaturan arus kendaraan di lokasi yang mengalami antrean.

"Kami terus memantau kondisi stok dan penyaluran secara langsung di lapangan. Pertamina akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat," tegas Edi.

Selain itu, sinergi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan para pemangku kepentingan terus diperkuat agar distribusi BBM berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan.

Imbauan kepada Masyarakat

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan serta kapasitas tangki kendaraan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan kapasitas kendaraan. Dengan membeli secukupnya, masyarakat turut membantu menjaga ketersediaan BBM dan memberikan kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk mendapatkan pelayanan dengan lebih tertib. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat," tutup Edi.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.