Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Tujuh Koperasi Desa Merah Putih di Pidie Jaya atau Pijay menerima mobil truk Fuso dari Pemerintah Pusat.
Truk itu dibantu untuk kelancaran operasional Koperasi Desa Merah Putih di gampong, yang sebagian telah selesai dibangun.
Adalah Koperasi Desa Merah Putih di Gampong Dayah Nyoeng, Baroh Nyoeng, Tu, Tuengkluet, Meunasah Jurong, Keurisi Meunasah Lueng dan Gampong Keude Jangka Buya.
Penyerahan mobil jenis Mitsubishi Fuso untuk operasional dilakukan, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malsyi MA, didampingi Dandim 0102 Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, Sekda Pidie Jaya, Dr Munawar Ibrahim, SKp MPH dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Pidie Jaya, Hasbi, SE.
Baca juga: 26 Koperasi Desa Merah Putih di Pidie dan Pijay Terima Truk, Dilepas Dandim 0102 Pidie
Hadirnya tujuh Koperasi Desa Merah Putih bagian penguatan program nasional pemberdayaan ekonomi desa merupakan wujud sinergi Pemkab, TNI dan PT Agrinas Pangan Nusantara dalam memperkuat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan perdagangan.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, Kamis (30/7/2026) mengatakan, tujuh mobil bantuan untuk Koperasi Desa Metah Putih bukan sekadar bantuan operasional, melainkan investasi produktif yang harus dimanfaatkan untuk memperlancar rantai distribusi.
Juga menekan biaya logistik, memperluas akses pasar hingga meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
"Kendaraan itu jangan hanya menjadi simbol, atau pun diparkir tanpa manfaat," kata Sibral Malasyi.
Dikatakan, mobil bantuan itu harus dijadikan sebagai penggerak ekonomi desa, memperkuat koperasi dan membuka lapangan kerja. Juga mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, sebutnya, ia mengapresiasi kepada Kodim 0102/Pidie yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan penanganan bencana.
Dikatakan, melalui program itu Pemkab Pidie Jaya berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, transparan dan berkelanjutan.
Selain itu, menjadi motor penggerak pembangunan desa. Sinergi antara pemerintah, TNI dan pemerintah gampong.
Selain itu, masyarakat diharapkan terus memperkuat, agar potensi lokal dapat dikelola secara optimal, menciptakan nilai tambah bagi hasil produksi masyarakat.
" Juga mempercepat terwujudnya Pidie Jaya yang maju, mandiri dan sejahtera," pungkasnya. (*)