Gol Roket Lopes Cabral ke Gawang Argentina Raih Gol Terbaik Piala Dunia 2026
Rivaldi Ade Musliadi July 30, 2026 10:42 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kejutan manis mewarnai panggung Piala Dunia FIFA 2026. Gol spektakuler yang dicetak oleh bek kanan Tanjung Verde, Sidny Lopes Cabral, saat melawan Argentina pada babak 32 besar resmi dinobatkan sebagai Gol Terbaik Turnamen (Hyundai Goal of the Tournament).

Pemain kelahiran Rotterdam berusia 23 tahun tersebut mengalahkan deretan gol indah milik Eldor Shomurodov (Uzbekistan) dan Wilson Isidor (Haiti). 

Momen ketika sepakan melengkung kaki kanannya menghujam pojok gawang Emiliano Martinez di Miami Stadium tak hanya membuat jutaan pasang mata di dunia melongo, tetapi juga memantik kehebohan dan rasa kagum warga di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Momen Underdog yang Menginspirasi dan Aksi Spektakuler

Keberhasilan bek negara kepulauan Afrika tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta bola Kota Pontianak.

Bagas (24), warga Pontianak Selatan yang menonton siaran ulang gol tersebut di media sosial, menilai proses terjadinya gol Lopes Cabral sangat luar biasa untuk ukuran pemain underdog.

• Cucurella Tepati Janji Rampung Buat Tato Wajah De la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

"Gaya mengecekan Alexis Mac Allister terus ditembak melengkung pas di pojok gawang Martinez itu kelas banget. Padahal posisi dia bek, tapi ketenangannya kayak penyerang top dunia. Sangat layak dapat gol terbaik turnamen," ujar Bagas saat berada di sebuah warkop kawasan Jalan Reformasi, Pontianak.

Kisah latar belakang kehidupan Lopes Cabral juga menyita perhatian Dian (26), warga Pontianak Kota yang menyukai kisah-kisah inspiratif dari dunia olahraga.

"Saya baca kisahnya tiga tahun lalu dia masih main di divisi lima Liga Jerman sampai jendela kamarnya cuma ditutup kantong sampah. Sekarang bisa bobol gawang juara dunia dan dipuji legenda seperti Marcelo. Kisahnya benar-benar from zero to hero, sangat menginspirasi anak muda," tuturnya.

Sementara itu, Bang Ivan (38), penikmat sepak bola asal Pontianak Barat, menyoroti respons emosional keluarga sang pemain saat gol itu terjadi.

"Luar biasa dramatis, sampai ibunya pingsan karena euforia di tribun. Itu bukti betapa besar arti gol itu buat keluarga dan negaranya. Momen-momen humanis seperti inilah yang bikin Piala Dunia selalu menarik diiikuti," kata Ivan.

Dari Divisi Bawah Hingga Pujian Sang Idola

Sensasi gol Lopes Cabral tercipta saat Tanjung Verde memberikan perlawanan sengit melawan Argentina di "Magic City" Miami. 

Usai meliuk-liuk melewati Alexis Mac Allister, ia melepaskan tembakan melengkung yang membuat Emiliano Martinez tak berdaya untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2, sebelum akhirnya Argentina mengunci kemenangan tipis 3-2.

"Saat berhasil melewati lawan, saya melihat ruang terbuka dan berpikir untuk menembak. Saat mengangkat kepala dan melihat bola masuk ke pojok atas gawang, saya benar-benar tidak percaya," ungkap Lopes Cabral gembira seperti dilansir FIFA.COM.

Keriuhan di stadion ternyata berdampak langsung pada ibunya, Teresa, yang pingsan di tribun penonton akibat saking terharu dan gembiranya melihat sang anak mencetak gol ajaib tersebut.

Penghargaan ini melengkapi perjalanan hidup Lopes Cabral yang bak cerita dongeng. 

Mengawali karier dari kompetisi kasta bawah di Jerman dengan kehidupan yang serba terbatas, kini ia berdiri sejajar dengan jajaran pemenang gol terbaik Piala Dunia seperti Maxi Rodriguez, Diego Forlan, James Rodriguez, Benjamin Pavard, hingga Richarlison.

Tak berhenti di situ, Lopes Cabral bahkan menerima pesan apresiasi langsung dari idola masa kecilnya, legenda Real Madrid asal Brasil, Marcelo.

"Marcelo mengirim pesan dan bilang kalau dia memilih gol saya sebagai yang terbaik. Dia bilang sangat senang melihat saya bermain. Saya hanya bisa berkata 'Ya Tuhan!', saya benar-benar tidak menyangka," pungkas Lopes Cabral. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.