Identitas Mahasiswi Bangka Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Cirebon, Kronologi dan Riwayat Penyakit
Rusaidah July 30, 2026 01:36 PM

 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Identitas mahasiswi yang ditemukan meninggal di kamar kos Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat terungkap.

Terungkapnya identitas ini setelah pihak kepolisian dari Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang memastikan bahwa mahasiswi yang ditemukan di kamar kos Kota Cirebon adalah warga Desa Air Lintang.

Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang memastikan bahwa mahasiswi yang ditemukan di kamar kos Kota Cirebon adalah warga Desa Air Lintang.

Mahasiswi berinisial YA (24) tersebut diketahui merupakan warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Baca juga: Terungkap Fakta Pemicu Konflik Ruben dan Sarwendah, Dari Tiket Blackpink, Tanda Seru dan Isu Lelang

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso menyebut, bahwa saat menerima kabar tersebut, Selasa (28/7/2026) kemarin, pihak keluarga korban langsung mendatangi Polsek Tempilang.

“Keluarga korban darang untuk meminta bantuan memastikan kebenaran informasi serta kondisi YA yang terakhir diketahui berada di Cirebon,” ungkap Yos, Rabu (29/7/2026).

Lanjut dia, Polsek Tempilang pun langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Cirebon untuk memastikan informasi tersebut.

"Hasil koordinasi dengan Polsek Kesambi, Kota Cirebon, diperoleh informasi bahwa memang telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia di dalam sebuah kamar kos. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui adalah YA,” jelasnya.

Setelah ditemukan oleh petugas kepolisian di Kota Cirebon, jenazah YA kemudian dibawa ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk penanganan lebih lanjut. 

Hingga saat ini, Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang terus membantu komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban maupun pihak kepolisian di Cirebon.

“Untuk proses pemulangan jenazah, keluarga yang berada di Cirebon akan mengurusnya hingga nantinya jenazah dibawa ke Desa Air Lintang," ujarnya.

Lebih lanjut, Yos menyebut bahwa orang tua korban saat ini menunggu di kediaman keluarga di Desa Air Lintang. 

Pihak kepolisian memastikan koordinasi tetap dilakukan apabila terdapat perkembangan terkait proses pemulangan jenazah.

"Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan," imbuhnya.

Kronologi Penemuan Jasad YA

Peristiwa itu terungkap setelah seorang bernama Dino menghubungi penjaga kos melalui aplikasi WhatsApp.

Ia meminta agar kondisi YA diperiksa karena akun media sosial korban sudah beberapa hari tidak menunjukkan aktivitas.

Korban diketahui telah menempati kamar kos tersebut sejak Desember 2025.

20260730 MAHASISWI 2
PEMAKAMAN JENAZAH YA — Prosesi sholat jenazah dan pemakaman YA, perempuan asal Bangka Barat yang meninggal dunia di kos-kosan Kota Cirebon. YA dimakamkan di TPU Tara, Kecamatan Tempilang, Rabu (29/7/2026) kemarin malam. (Istimewa Polsek Tempilang)

Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Jasadnya sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga diduga korban telah meninggal beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan.

Baca juga: Biodata Lurah Syerly Viral Nyeletuk Ejek ‘Ciyee Curhat Dia Bah Saat Warga Ngadu ke Wali Kota Medan

AKP M. Aris Hermanto mengatakan pihak kepolisian menerima laporan penemuan jenazah sekitar pukul 14.00 WIB.

"Petugas menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 14.00 bersama personel Samapta, Satreskrim, serta Unit Inafis Polres Cirebon Kota untuk melakukan olah TKP," ujar Aris saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026) malam.

Aris menjelaskan, penemuan jasad korban bermula ketika penjaga kos, Maulana Sidik, menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku bernama Dino pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 21.27.

Dalam pesan tersebut, Dino meminta agar kondisi korban segera dicek karena akun media sosial korban sudah beberapa hari tidak aktif.

Selain itu, Dino juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya diketahui sedang sakit.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Maulana mendatangi kamar korban.

Namun, lampu kamar dalam keadaan mati dan tidak ada jawaban ketika pintu diketuk.

Ia kemudian bersama pemilik kos, Yogi Sugara, berupaya mencari kunci cadangan.

Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Punya 18 Tanah Bangunan, 11 Kendaraan, Segini Harta Anom Widiyantoro Bupati Pemalang Kena OTT KPK

Keesokan harinya, Yogi memanggil seorang tukang bangunan bernama Dendi Hidayat untuk membuka paksa pintu kamar menggunakan obeng.

"Saat proses pembukaan pintu diketahui kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Setelah berhasil dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi tubuh membengkak dan mengeluarkan bau busuk," ucapnya.

Riwayat Penyakit Mahasiswi YA

Sebelum meninggal dunia, YA rupanya sempat kembali ke kampung halamannya yakni Bangka Barat lantaran sakit lambung.

YA bahkan sempat memeriksakan penyakitnya ke dokter.

Usut punya usut keluarga mengaku sempat melarang korban kembali ke Kota Cirebon lantaran kondisi kesehatannya belum benar-benar pulih.

Namun, korban tetap memilih kembali ke Cirebon untuk melanjutkan aktivitasnya sebagai mahasiswi.

Hingga kini, Polres Cirebon Kota masih melakukan penyelidikan dan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya," ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto.

Sempat Pulang Kampung Berobat dan Istirahat

Penemuan jenazah perempuan berinisial YA di sebuah kamar kos di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/7/2026) lalu membuat heboh masyarakat.

Jenazah YA diketahui merupakan warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diketahui, jenazah telah tiba di kampung halamannya pada Rabu (29/7/2026) kemarin sore.

Sehabis Magrib, jenazah kemudian langsung disholatkan di Masjid Jami’ Desa Benteng Kota dan dikebumikan di TPU Tara Kecamatan Tempilang.

Kepala Desa Air Lintang, Ardian mengungkapkan bahwa YA merupakan warganya.

YA telah pergi merantau ke Kota Cirebon sekitar 1-2 tahun terakhir.

“Saya ada nanya ke pihak keluarganya semalam, katanya dia itu kuliah sambil bekerja di sana,” kata Ardian kepada Bangkapos.com, Kamis (30/7/2026).

Baca juga: Biodata dan Sepak Terjang Anom Widiyantoro Bupati Pemalang dan Perkara Kasusnya Kena OTT KPK

Dia menyebut, sebelum ditemukan meninggal dunia, YA diketahui pernah pulang kampung untuk berobat dan beristirahat lantaran disebut mempunyai riwayat sakit lambung.

“Sekitar sepekan lebih itu ada pulang ke Tempilang. Enggak lama, mungkin untuk berobat, istirahat sebentar gitu lah. Dari sini (Kecamatan Tempilang-red) terus langsung pulang ke Cirebon, memang ada sakit katanya dia itu,” jelasnya.

Kades menyebut, dirinya sendiri sejauh ini belum pernah mendengar kabar bahwa YA mengalami sakit dalam waktu lama dan secara umum terlihat sehat.

MAHASISWI MENINGGAL DI KOS -- Anggota Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat saat membantu komunikasi keluarga YA, mahasiswi asal Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang yang meninggal di kos-kosan Kota Cirebon, Selasa (28/7/2026). (Istimewa Polsek Tempilang)

Lebih lanjut, sebelum merantau ke Cirebon, di kampung halamannya, YA merupakan sosok yang dikenal pendiam. 

“Karena kebetulan itu masih kerabat dekat saya. Dia itu enggak banyak tingkah, introvert juga,” ujarnya. 

Kematian YA pun meninggalkan luka mendalam bagi keluarganya.

Kedua orangtua pun sepenuhnya menyerahkan penanganan peristiwa itu kepada pihak kepolisian Cirebon.

“Informasinya juga sudah di periksa bagian luarnya oleh tim Inafis di sana (Cirebon-red),” imbuhnya.

Terpantau Ambil Pesanan Makanan

Berdasarkan keterangan penjaga kos, korban terakhir kali terlihat pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 14.00 saat mengambil pesanan makanan dari layanan delivery di depan area kos.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya penjaga kos, pemilik kos, tukang yang membuka pintu, hingga penghuni kos lainnya.

"Dari hasil keterangan sementara, para saksi mengaku tidak mengetahui adanya tamu yang datang ke kamar korban maupun aktivitas mencurigakan sebelum korban ditemukan meninggal dunia," jelas dia.

Jenazah Tiba di Bangka Barat

Jenazah perempuan berinisial YA yang ditemukan meninggal dunia di kos Kota Cirebon, Jawa Barat Selasa (28/7/2026) telah tiba di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Jenazah YA tiba keesokan harinya, tepat pada Rabu (29/7/2026) sore di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat setelah proses penanganan oleh kepolisian Cirebon selesai.

Setibanya di Kecamatan Tempilang sekitar pukul 18.20 WIB kemarin, jenazah langsung dibawa ke Masjid Jami' Desa Benteng Kota untuk disalatkan sebelum dimakamkan di TPU Tara.

Baca juga: Teddy Pardiyana Resmi Ahli Waris, Segini Rincian Harta Peninggalan Lina Jubaedah Dbongkar Sule

Baca juga: Sosok Anom Widiyantoro Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Profil, Rekam Jejak dan Perkara Kasusnya

Kapolsek Tempilang Iptu Deni membenarkan bahwa jenazah YA telah dikebumikan. 

Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 19.45 WIB.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga menghormati proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota dan berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai ketentuan," kata Iptu Deni, Kamis (30/7/2026).

Dia menyebut, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan terkait penyebab kematian Yuliva kepada Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota dan pihak keluarga menyatakan siap menerima apa pun hasil penyelidikan kepolisian.

Kendati demikian, Iptu Deni mengungkapkan bahwa pihak terus mendampingi pihak keluarga menghadapi masa-masa sulit dan musibah yang tak diduga-duga ini.

“Kami ingin memastikan keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi duka ini," imbuhnya.

(Posbelitung.co/Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/Tribun Cirebon/TribunJabar.id)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.