TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang-Betung terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Juli 2026, progres konstruksi jalan tol tersebut telah melampaui 85 persen.
Executive Vice President (EVP) Pembangunan Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, mengatakan progres fisik pembangunan Tol Palembang-Betung saat ini mencapai 85,54 persen.
"Sementara progres pengadaan lahannya telah mencapai 88,43 persen," ujar Dwi, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, ruas Tol Palembang-Betung memiliki panjang total 69,19 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi.
Rinciannya, Seksi 1 Palembang-Rengas sepanjang 21,50 kilometer, Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung sepanjang 14,69 kilometer.
Baca juga: Jembatan Musi V Kantongi Sertifikat Laik Fungsi, Tol Palembang-Betung Ditarget Beroperasi Akhir 2026
Dwi menegaskan, Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap seluruh standar teknis.
Pembangunan jalan tol tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
"Kami optimistis Tol Palembang-Betung dapat dioperasikan sesuai target pada akhir tahun ini sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," katanya.
Dalam proses pembangunan, terdapat dua pekerjaan yang menjadi tantangan utama, yakni pembangunan Jembatan Musi V dan pekerjaan vacuum consolidation.
Dwi menjelaskan, Jembatan Musi V merupakan jembatan bertipe balanced cantilever concrete box girder dengan panjang bentang 380 meter yang melintasi Sungai Musi. Jembatan tersebut menjadi salah satu struktur utama pada ruas Tol Palembang-Betung.
"Berkat kolaborasi seluruh pihak, kedua tantangan tersebut berhasil kami selesaikan dengan baik," tandasnya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com