Kolaborasi TDA Jakarta Barat dan Universitas Podomoro Hadirkan Cekat.AI Atasi Kebocoran Usaha
Brand Creative Writer July 30, 2026 03:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Antusiasme pelaku usaha terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) kembali menunjukkan tren positif. Hal tersebut terlihat dari tingginya minat peserta pada acara "Sharing Optimasi AI untuk Mengatasi Revenue Leakage (Kebocoran Usaha)" yang diselenggarakan oleh TDA Jakarta Barat berkolaborasi dengan Universitas Podomoro dan Cekat.AI.

Dalam kegiatan ini, Entrepreneur Community TDA Jakarta Barat bekerja sama dengan Podomoro University yang merupakan Mitra Strategis TDA untuk memperkaya ilmu pengetahuan. Acara ini digelar pada Sabtu, 11 Juli 2026, yang berlangsung pukul 16.00–18.00. Acara yang diadakan di Kampus Podomoro University ini menambah antusiasme peserta sehingga yang awalnya hanya berupa KopDar sederhana menjadi seminar dengan peserta yang sangat antusias untuk belajar pemanfaatan AI dalam bisnis.

Acara menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang transformasi digital dan teknologi AI. Sesi pertama dibawakan oleh Ismal Zeva dari Faztrack Consulting, sebuah perusahaan corporate training yang telah dipercaya menangani pelatihan bagi berbagai perusahaan besar di Indonesia.

Dalam paparannya, Ismal menjelaskan bahwa banyak perusahaan sebenarnya mengalami revenue leakage atau kebocoran pendapatan tanpa disadari. Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti pipa yang bocor—air akan terus terbuang apabila tidak segera ditemukan sumber masalah dan diperbaiki.

"Perusahaan sering kali sudah mengeluarkan anggaran promosi yang besar, tetapi masih kehilangan banyak potensi pendapatan karena adanya kebocoran di berbagai titik proses bisnis. Mulai dari keterlambatan membalas chat pelanggan, tindak lanjut prospek yang tidak konsisten, hingga pelayanan yang belum optimal. Semua itu jika dibiarkan akan terus menggerus pendapatan perusahaan," jelas Ismal.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Fakhrul Razi, Head of Partnership Cekat.AI, yang memaparkan bagaimana perkembangan teknologi AI Agent kini mampu membantu bisnis mengatasi keterbatasan sistem human agent.

Menurut Fakhrul, AI Agent saat ini telah berkembang jauh lebih canggih dibandingkan sebelumnya. Melalui teknologi yang dikembangkan Cekat.AI, pelaku usaha dapat menghadirkan layanan pelanggan yang responsif dengan karakter komunikasi yang terasa alami layaknya manusia.

"Cekat.AI menghadirkan AI Agent yang humanis, mampu merespons pelanggan dengan sangat cepat, memberikan jawaban yang tepat, dan tetap menghadirkan pengalaman komunikasi yang nyaman sehingga pelanggan merasa seolah sedang berbicara dengan customer service manusia," ungkapnya.

Kolaborasi dalam acara ini juga diperkuat oleh kontribusi Universitas Podomoro. Dalam sesi berikutnya, Wisnu Dewobroto, Wakil Rektor Universitas Podomoro sekaligus anggota Majelis Wali Amanah (MWA) TDA, memperkenalkan berbagai program pendidikan tingkat lanjut yang dimiliki Universitas Podomoro.

Ia menjelaskan bahwa berbagai workshop, seminar, maupun pelatihan yang selama ini diikuti para pelaku usaha dapat dirangkum menjadi jalur pembelajaran yang lebih terstruktur dan memiliki nilai akademik serta sertifikasi, sehingga dapat menjadi bekal kompetensi yang lebih kuat bagi para profesional maupun entrepreneur.

Diskusi berlangsung semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Para peserta terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar implementasi AI dalam bisnis sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta yang bertanya mendapatkan doorprize yang disponsori oleh Bims Cookies, salah satu produk unggulan member TDA Jakarta Barat.

Menutup kegiatan tersebut, Syafli Antia, selaku Ketua TDA Jakarta Barat sekaligus inisiator acara, berharap kolaborasi antara komunitas bisnis, dunia pendidikan, dan perusahaan teknologi dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan karena memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha, khususnya dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih besar, termasuk pada Jakarta Entrepreneur Conference 2026 yang akan diselenggarakan pada September mendatang di Jakarta Convention Center (JCC)," ujar Syafli.

Melalui kolaborasi ini, TDA Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang relevan bagi para pengusaha, dengan mempertemukan komunitas, akademisi, dan pelaku industri teknologi agar UMKM maupun perusahaan dapat berkembang lebih adaptif, efisien, dan siap menghadapi era kecerdasan buatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.