POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung Timur ( Beltim ) mencatat capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah tersebut telah mencapai 29,58 persen hingga Kamis (30/7/2026).
Meski dinilai cukup baik, capaian tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 46 persen dan target daerah yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sebesar 65 persen.
Kepala Seksi Epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Herlina mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya percepatan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Berdasarkan data terbaru, jumlah warga yang telah mendaftar dalam program CKG mencapai 41.777 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.343 warga telah hadir di lokasi pelayanan kesehatan.
"Dari total kehadiran tersebut, sebanyak 37.860 warga sudah selesai mendapatkan pelayanan penuh. Sedangkan sekitar 1.590 warga lainnya saat ini masih dalam proses penyelesaian pelayanan," ujar Herlina, Kamis (30/7/2026).
Herlina mengungkapkan, untuk mengejar selisih target nasional sebesar 16 persen dan target kabupaten sebesar 36 persen, Dinkes Beltim telah menyusun empat strategi percepatan yang disepakati melalui rapat advokasi lintas sektor.
Strategi pertama yaitu memfokuskan pendampingan dan percepatan pelayanan pada desa-desa yang memiliki capaian CKG masih tergolong rendah (zona merah).
Satu di antara wilayah yang mendapat perhatian ekstra adalah Kecamatan Manggar, dikarenakan jumlah populasinya yang padat sehingga membutuhkan jumlah partisipasi warga yang lebih besar.
"Strategi kedua adalah mengoptimalkan pelayanan responsif ke pusat aktivitas masyarakat pada malam hari, seperti di area penambangan dan fasilitas umum," lanjutnya.
Adapun strategi ketiga, yaitu memperketat monitoring harian secara berkala yang dilakukan berjenjang oleh tim Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas di Belitung Timur.
Sementara strategi keempat difokuskan pada penguatan kolaborasi lintas sektor bersama dunia usaha, seperti perusahaan perkebunan kelapa sawit, klinik swasta, hingga organisasi kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Herlina menambahkan bahwa mulai bulan Agustus 2026 mendatang, Dinkes Beltim akan memperluas jangkauan sasaran CKG secara masif ke kalangan pelajar di sekolah-sekolah.
Petugas medis dari puskemas akan turun langsung ke sekolah-sekolah di tujuh kecamatan untuk melakukan skrining kesehatan bagi para siswa.
Oleh sebab itu, Herlina meminta dukungan penuh dan kerja sama dari para orang tua atau wali murid.
"Kami sangat berharap partisipasi aktif orang tua siswa agar mendukung dan tidak melakukan penolakan saat anak-anaknya diperiksa oleh petugas Puskesmas di sekolah masing-masing," imbaunya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)