Kanwil Kemenhaj Kaltara Gandeng PWI Bulungan Tingkatkan Kompetensi Kehumasan
Amiruddin July 30, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ) menggelar kegiatan Penguatan Kompetensi Kehumasan di Asrama Haji Transit Tarakan, Kamis (30/7/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah awal meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kehumasan dalam mendukung penguatan eksistensi lembaga yang baru terbentuk.

Kepala Kanwil Kemenhaj  Kaltara H M Saleh, mengatakan penguatan kompetensi kehumasan menjadi kebutuhan penting mengingat Kementerian Haji dan Umrah masih merupakan lembaga yang relatif baru.

Menurutnya, diperlukan strategi komunikasi yang tepat agar keberadaan kementerian semakin dikenal masyarakat, memiliki citra yang baik, serta mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara berkelanjutan.

“Eksistensi lembaga bermuara pada baik atau buruknya kehumasan,” tegas Saleh, dalam keterangan tertulis yang diterima TribunKaltara.com Kamis sore.

Ia menilai bidang kehumasan memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah.

 

Foto bersama di sela kegiatan Penguatan Kompetensi Kehumasan
PENGUATAN KOMPETENSI KEHUMASAN - Foto bersama di sela kegiatan Penguatan Kompetensi Kehumasan yang digelar Kanwil Kemenhaj Kaltara di Asrama Haji Transit Tarakan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kehumasan dalam mendukung penguatan eksistensi lembaga yang baru terbentuk. (Istimewa/Kanwil Kemenhaj Kaltara)

 

Baca juga: PWI Bulungan Raih 22 Medali, Finis Posisi Ketiga di Porwada II Kaltara 2026

Karena itu, peningkatan kemampuan aparatur di bidang komunikasi, publikasi, dan hubungan media menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian visi dan misi lembaga.

Melalui kegiatan yang menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Bulungan Fathu Rizqil Mufid sebagai narasumber itu, jajaran kehumasan diharapkan semakin profesional dalam mengelola informasi, membangun komunikasi publik yang efektif.

Bahkan, mampu mempublikasikan berbagai program dan layanan kementerian secara cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.

“Tentu kami memberikan materi jurnalistik sebagai penguatan kerja-kerja kehumasan.

Di samping kami juga berdiskusi perihal membangun relasi media hingga praktik membuat rilis,” tutur Fathu Rizqil Mufid.

Kegiatan penguatan kompetensi ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kehumasan yang lebih adaptif.

Sehingga, mampu mendukung setiap program dan cita-cita Kementerian Haji dan Umrah di Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga: Ketua PWI Bulungan Tekankan Peran Media dalam Advokasi Isu Publik, Singgung Akurasi hingga Etika

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.