Baca juga: Kritik Program Keluarga Maju Toha Rp25 Juta per KK, Pengamat: Bikin APBD Muba mungkin Super Defisit
SRIPOKU.COM, SEKAYU — Bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta yang diterima Wagiman, warga Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, mulai membuahkan hasil nyata. Usaha ternak bebek petelur yang dirintis melalui Program Keluarga Maju (PKM) kini telah memasuki masa panen perdana, menandai suksesnya pengembangan usaha produktif bagi warga penerima manfaat.
Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan terima kasih, Wagiman mendatangi Rumah Dinas Bupati Muba pada Rabu (29/7/2026) sore untuk menyerahkan langsung hasil panen perdana telur bebek tersebut kepada pimpinan daerah.
"Alhamdulillah, kami sudah bisa menikmati hasil panen telur pertama. Memang hasilnya belum banyak, tetapi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan usaha," ungkap Wagiman.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Muba atas kucuran modal usaha yang telah diberikan.
Menurutnya, program PKM tidak sekadar berfungsi sebagai tambahan modal, melainkan dorongan moril untuk membangun kemandirian ekonomi bagi pelaku usaha kecil.
"PKM ini bukan sekadar tambahan modal, tetapi juga memberikan dorongan untuk membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan bagi kami pelaku usaha kecil," tambahnya.
Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet menyambut baik dan mengapresiasi pencapaian tersebut.
Menurutnya, panen perdana yang dirasakan Wagiman menjadi bukti nyata bahwa bantuan modal yang dikelola dengan keseriusan dan kerja keras akan membuahkan hasil yang positif.
"Program PKM kami hadir agar masyarakat memiliki kesempatan membangun usaha yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Panen perdana ini menjadi contoh bahwa bantuan modal usaha, apabila dikelola dengan sungguh-sungguh, dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Toha.
Lebih lanjut, Pemkab Muba berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui PKM dengan memfasilitasi pengembangan usaha-usaha produktif yang selaras dengan potensi lokal di tengah masyarakat.
"Pemkab Muba akan terus melakukan pendampingan agar usaha-usaha yang lahir dari Program PKM dapat berkembang, berkelanjutan, dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan," pungkasnya.