Polisi Tembak 2 Terduga Pelaku Ganjal ATM di Pamulang Tangsel setelah Hadapi Perlawanan Bersajam
Aditya Wisnu Wardana July 30, 2026 08:42 PM


Aksi komplotan pelaku ganjal ATM di RS Buah Hati Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, berakhir ricuh setelah dua orang terduga pelaku ditembak polisi karena melakukan perlawanan dengan senjata tajam, Kamis (30/7/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.41 WIB di ruang mesin ATM rumah sakit tersebut. Polisi yang telah mengendus keberadaan komplotan langsung melakukan penyergapan ketika para pelaku diduga sedang beraksi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.41 WIB di ruang mesin ATM rumah sakit tersebut.

Polisi yang telah mengendus keberadaan komplotan langsung melakukan penyergapan ketika para pelaku diduga sedang beraksi.

Seorang saksi mata, Rizal, mengatakan situasi sempat menegangkan lantaran salah seorang pelaku diduga hendak mengeluarkan senjata tajam saat dikepung petugas.

Meski terkepung aparat kepolisian yang dibantu warga, tiga pelaku tetap berusaha melarikan diri.

Polisi berulang kali memberikan peringatan agar mereka menyerahkan diri, namun tidak diindahkan.

Saksi lain, Darno (36), mengaku mendengar suara letusan dari arah lokasi ATM saat sedang memasang bendera di depan rumah.

Darno melihat salah satu pelaku berlari ke arah permukiman warga sebelum dihentikan petugas keamanan rumah sakit.

Ia menyebut ada tiga orang terlibat dalam aksi tersebut, sementara polisi yang mengejar menyamar menggunakan pakaian ojek online.

Dalam proses pengejaran, polisi akhirnya melepaskan tembakan.
Dua pelaku terkena tembakan di bagian betis dan paha, sementara satu pelaku lainnya mengalami luka di kepala dan harus mendapat jahitan.

Seluruh pelaku kemudian dibawa ke RSU Pamulang untuk menjalani perawatan medis. Setelah situasi dinyatakan aman, warga menemukan sebilah pisau yang diduga dibawa pelaku saat beraksi.

Para pelaku diikat menggunakan kabel tis dan dibaringkan tengkurap di trotoar depan RS Buah Hati Pamulang. Momen tersebut direkam warga hingga videonya viral di media sosial.

Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman kasus, mendata korban yang diduga kehilangan uang akibat aksi komplotan, serta memastikan para pelaku yang terluka mendapatkan penanganan medis.

 

Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.