Ayah kandung bayi inisial GEV di Jambi hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, mengatakan, kasus dugaan TPPO dan pelanggaran UU Nomor 15 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak itu resmi diambil alih oleh Subdit PPA Ditreskrimum Polda Jambi dari Polres Batanghari.
Hingga saat ini penyidik masih terus mendalami perkara tersebut sebelum menetapkan pihak yang bertanggung jawab.
Sejauh ini polisi telah memeriksa delapan orang saksi. Tim penyidik juga menggelar perkara untuk menentukan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka
Peristiwa dugaan penjualan bayi ini terjadi di Desa Malapari Kecamatan Muaran Bulian Kabupaten Batanghari, pada Selasa (7/7/2026) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan penyelidikan sementara, kasus tersebut diduga dipicu konflik rumah tangga. Ayah bayi diduga menjual bayinya Rp20 juta hingga bayi GEV sampai di tangan kelompok suku tertentu di kawasan Bukit 12 Kabupaten Sarolangun.
Kapolda jambi menegaskan, selama proses penanganan perkara kepolisian memprioritaskan langkah persuasif dan negosiasi agar keselamatan bayi tetap terjaga.
Sementara itu, Kapolres Batanghari, AKBP Arya Tesa Brahmana, membantah kabar yang beredar bahwa bayi GEV sempat dibawa kembali oleh kelompok Suku Anak Dalam (SAD).
Kepolisian juga menjelaskan, perempuan yang sebelumnya merawat bayi GEV sempat datang karena khawatir kondisi bayi tesebut tidak terurus apabila hanya ditangani oleh UPTD PPA.
Setelah pihak kepolisian berikan pemahaman, yang bersangkutan bersedia menyerahkan kembali bayi tersebut kepada UPTD PPA.
Suasana haru mewarnai penyerahan kembali bayi GEV kepada ibu kandungnya di Mapolda Jambi pada Rabu (29/7/2026).
Bayi yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh ayah kandungnya. akhirnya dapat dipulangkan setelah melalui proses negosiasi dan pendekatan persuasif yang cukup panjang.
Proses penyerahan bayi tersebut turut disaksikan Bupati Batanghari Fadhil Arief, anggota DPR RI Dapil Jambi Rocky Candra, serta jajaran pejabat utama polda Jambi.