Elektabilitas Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo, Gerindra Ciamis Sebut Hal Wajar
ferri amiril July 30, 2026 09:04 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis, Pipin Arif Apilin, menanggapi hasil survei SMRC yang menunjukkan elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) berada di atas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam survei SMRC yang dilakukan pada 5–19 Juli 2026 tersebut, elektabilitas Dedi Mulyadi tercatat sebesar 35 persen, sedangkan Prabowo Subianto berada di angka 14,5 persen.

Menurut Pipin, hasil survei merupakan sesuatu yang wajar dan tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena angkanya dapat berubah sewaktu-waktu.

"Itu hal yang biasa. Namanya survei bisa di atas, bisa di bawah. Jadi menurut saya tidak terlalu menjadi persoalan siapa yang tertinggi karena itu juga tidak menjamin akan terus seperti itu," ujar Pipin saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).

Pipin menilai tingginya elektabilitas Dedi Mulyadi tidak lepas dari aktivitasnya yang masif di media sosial sehingga mampu menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan akar rumput.

Baca juga: Elektabilitas Dedi Mulyadi Melesat di Jawa Barat, Begini Respons Fraksi Gerindra

"Pak KDM kan memang gencar di media sosial dan itu menarik perhatian masyarakat kecil. Jadi kemungkinan itu yang membuat hasil surveinya seperti sekarang," katanya.

Meski demikian, Pipin mengingatkan bahwa tidak semua masyarakat memiliki pandangan yang sama terhadap Dedi Mulyadi.

"Ya tentu ada juga yang suka dan ada yang tidak suka. Itu hal yang biasa dalam politik," ucapnya.

Disinggung mengenai langkah Gerindra untuk meningkatkan kembali citra Prabowo Subianto, Pipin mengatakan partainya akan terus fokus melakukan hal-hal positif bagi masyarakat.

"Yang penting kami terus berbuat baik untuk masyarakat. Mungkin ke depan penguatan di media sosial juga akan lebih ditingkatkan," ujarnya.

Ia juga menyebut belum ada arahan khusus dari DPP Partai Gerindra terkait hasil survei tersebut.

"Belum ada. Kami menanggapinya biasa saja, tidak ada instruksi khusus karena namanya juga survei, hasilnya bisa berubah," katanya.

Pipin tetap optimistis elektabilitas Prabowo akan kembali meningkat menjelang kontestasi politik mendatang.

"Saya optimistis. Sekarang mungkin Pak Prabowo sedang banyak mendapat sorotan dan kritik. Tapi kami yakin masyarakat nantinya juga akan melihat berbagai hal positif yang sudah beliau lakukan," pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.