Viral Pernyataan Prabowo soal Londo Ireng, Natalius Pigai Ungkap Maksud Ucapan Presiden
Laksmi Anindita July 30, 2026 09:37 PM

TRIBUNWOW.COM - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberi tanggapan soal polemik "Londo ireng" yang usai istilah tersebut diucapkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di acara Harlah PKB pada Kamis (23/7/2026) lalu.

Bekas Komisioner Komnas HAM tersebut mencoba memberikan pandangan berbeda terkait ujaran sang presiden.

Menurutnya, ujaran tersebut sama sekali bukan menggeneneralisasi.

Namun, ucapan ini disebutnya tentang orang yang membela kepentingan asing tanpa memedulikan latar belakang profesional.

"Gini, gini, gini, saya kasih tahu, 'Londo ireng' itu maksudnya orang yang membantu orang asing, untuk mengkhianati negaranya, bukan disebut wartawan," kata Pigai dalam siaran KompasTV, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: Ivar Jenner Belum Punya Klub, ASEAN Championship 2026 Jadi Panggung Unjuk Gigi

"Yang ada mungkin ada satu atau dua wartawan. Mungkin juga ada pegawai negeri sipil, ada juga mungkin menteri. Jangan salah, lho."

Pigai menambahkan, Prabowo memberi salam untuk wartawan secara keseluruhan. Sambil melihat ponselnya, Pigai mengatakan Prabowo bilang "I love you."

"Barusan Pak Prabowo dari Istana sampaikan, 'I love you' untuk wartawan. Pak Prabowo sampaikan salam untuk wartawan semuanya," kata Pigai.

Lebih lanjut, Pigai mengeklaim kontroversi "Londo ireng" berawal dari media. Menurutnya, terdapat media yang salah tulis sehingga memicu polemik "Londo ireng".

"Jadi yang menyatakan wartawan itu adalah sebuah media besar. Media teman kita juga, dia salah menulis judulnya itu," kata Pigai.

Baca juga: Dedi Mulyadi Respons soal Perbedaan Bantuan Anak Satpam dan Anak KD di Bali

Sebelumnya, saat berpidato di Harlah PKB, Prabowo menyebut "Londo ireng" dari masa kolonial masih ada hingga saat ini. "Londo ireng" atau "Belanda hitam" dalama bahasa Indonesia adalah istilah peyoratif untuk menyebut pribumi yang mengkhianati bangsanya pada masa kolonial.

Prabowo menyebut "Londo ireng" saat ini sebatas ganti baju dan secara spesifik menyebut jurnalis, pengamat, serta pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM).

 “Itu yang dulu kita sebut Londo ireng ya, yang ikut Belanda perang lawan kita. Londo-londo ireng ini sampai sekarang masih ada, hanya dia sekarang pakai baju lain kan, wartawan, jurnalis, pengamat, LSM,” kata Prabowo di Harlah PKB di JCC, Kamis (23/7).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.