Panen Raya Padi 1.500 Hektare di Pandeglang, Andra Soni Optimistis Produksi Banten Naik
Abdul Rosid July 30, 2026 10:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Gubernur Banten Andra Soni menghadiri kegiatan panen raya padi sekaligus penanaman jagung di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Bakti Bela Negara sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan produksi pertanian di Provinsi Banten.

Dalam kegiatan itu, dilakukan panen raya padi varietas PS 08 di lahan seluas sekitar 1.500 hektare serta penanaman jagung hibrida di lahan seluas 500 hektare.

Baca juga: Ketua DPRD Minta Pemerintah Pusat Percepat PP Penetapan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten

Andra Soni mengatakan, panen raya dan penanaman jagung tersebut merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas padi dan jagung di Banten.

"Varietas padi PS 08 dan jagung hibrida ini memang merupakan varietas baru. Namun, upaya meningkatkan produksi pertanian akan terus kami lakukan," katanya.

Menurut Andra, sektor pertanian di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang, menunjukkan perkembangan yang positif. Hal itu ditandai dengan meningkatnya produktivitas serta bertambahnya luas lahan tanam dan panen setiap tahun.

"Pemanfaatan lahan terus kami tingkatkan. Luas tanam dan luas panen juga terus bertambah sehingga produksi pertanian meningkat dari tahun ke tahun," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun lalu luas tanam dan panen padi di Provinsi Banten mencapai lebih dari 350 ribu hektare. Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan capaian tersebut terus meningkat.

"Kami berharap tahun ini ada peningkatan luas tanam dan panen dibandingkan tahun lalu, sehingga produksi padi di Banten juga semakin meningkat," ucapnya.

Selain memperluas areal tanam, Pemprov Banten juga terus mendorong pembangunan infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi dan bendungan, guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.

"Dari pemerintah pusat kami mendapatkan dukungan pembangunan jaringan irigasi, bendungan, serta bantuan alat dan mesin pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani," jelasnya.

Terkait hasil panen padi petani yang masih banyak dipasarkan ke luar daerah, Andra mengakui kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan fasilitas pengolahan di Banten.

"Kami berharap pengusaha lokal dapat membangun Rice Milling Unit (RMU), khususnya di wilayah Pandeglang, sehingga hasil panen petani bisa ditampung dan diolah di daerah sendiri, tidak seluruhnya diserap oleh pengusaha dari luar daerah," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.