TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Semangat kebersamaan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sidamulya berubah menjadi gerakan pemuda yang inspiratif.
Wadah penggerak bernama Putra Prabu tersebut menaungi pemuda-pemudi di wilayah RW 02 Desa Sidamulya yang meliputi RT 01, RT 02, dan RT 03.
Sejak terbentuk pada Agustus 2025 lalu, Putra Prabu hadir sebagai ruang positif bagi generasi muda setempat untuk menyalurkan bakat dan ide.
Baca juga: Serunya Lomba 17-an di Sidamulya Cilacap. Para Pemuda Adu Balap Perahu di Sungai Cibereum
Gerakan ini berkomitmen menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan melalui bidang sosial, budaya, hingga kewirausahaan.
Upaya tersebut terus dilakukan guna membangun solidaritas dan memperkuat karakter generasi muda agar berdampak bagi masyarakat.
Dalam kurun waktu setahun terakhir, Putra Prabu telah mengeksekusi berbagai program kegiatan di lingkungan Desa Sidamulya.
Gebrakan awal dimulai dengan menghidupkan kembali tradisi perlombaan warga yang menarik antusiasme anak-anak hingga ibu-ibu.
Pada 30 November lalu, mereka menggelar "Workshop Entrepreneurship & Marketing: Melihat Peluang Usaha di Era Digitalisasi" untuk menumbuhkan jiwa wirausaha warga.
Selain itu, pemuda Putra Prabu membuktikan profesionalisme dengan menjadi event organizer dalam program "Putra Prabu Goes To Limpakuwus" pada 30 Desember 2025.
Program terbaru yang mencuri perhatian publik digelar pada akhir Juni 2026 melalui ajang "Putra Prabu E-sport Competition 2026: MLBB Tournament" di GOR Sidamulya.
Kompetisi e-sport perdana di Desa Sidamulya tersebut mendapat sambutan hangat dari para peserta dan penikmat game lokal.
Berbagai inisiatif kegiatan yang berdampak positif ini mendapat apresiasi dari mentor pemuda setempat Teguh Wahyudi.
"Alhamdulillah mereka bisa melatih kerja sama dalam berorganisasi dan menggali potensi SDM serta mengembangkannya. Harapannya, gerakan tersebut bisa diresmikan segera agar dampaknya bisa lebih meluas untuk pengembangan SDM, baik dari dalam maupun luar RW 02 sendiri," ujar Teguh.
Senada dengan hal tersebut, anggota baru Putra Prabu dari RT 03 Shafira melihat potensi besar gerakan ini sebagai wadah pemuda RW 02.
"Semoga Putra Prabu bisa lebih merambah bidang seni dan budaya lokal, mengadakan pelatihan kreativitas atau digital, serta konsisten mengadakan aksi sosial yang bermanfaat bagi warga RW 02 dan sekitarnya," tutur Shafira.
Meskipun kini para anggota mulai kembali disibukkan dengan urusan sekolah, kuliah, maupun pekerjaan, semangat gerakan Putra Prabu dipastikan terus menyala.
Kiprah kelompok pemuda ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda desa mampu menciptakan karya berharga jika diberi ruang dan kepercayaan. (fba)