Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Kelompok 92, melaksakan pengabdian di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua (Ulee Gle), Pidie Jaya.
Dalam pengabdian tersebut, mahasiswa melakukan edukasi dini terhadap murid MIN 16 Pidie Jaya, terkait pengenalan rambu lalu lintas.
"Edukasi itu ditujukan untuk murid kelas V dengan sasaran memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis rambu lalu lintas," kata Ketua kelompok KKN, Miftahuddin, kepada Serambinews.com, Kamis (30/7/2026).
Selain itu, sebutnya, murid diperkenalkan makna dan fungsinya sebagai bekal dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Dikatakan, selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN memperkenalkan berbagai kelompok rambu lalu lintas berdasarkan warna dan bentuknya.
Antara lain, rambu berwarna merah sebagai tanda larangan, kuning sebagai tanda peringatan, biru sebagai tanda perintah dan hijau sebagai rambu petunjuk.
Baca juga: Aneka Lomba Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di Drien Bungong Pidie Jaya
Kata Miftahuddin,, materi yang diberikan secara interaktif melalui contoh-contoh yang sering dijumpai di jalan. Dengan begitu, murid lebih mudah memahami fungsi setiap rambu.
Untuk mengukur pemahaman murid, mahasiswa juga memberikan beberapa pertanyaan, hingga permainan sederhana yang mengajak murid mengidentifikasi arti dari berbagai rambu lalu lintas.
Ia menambahkan, akhir kegiatan mahasiswa KKN melakukan evaluasi melalui sesi tanya jawab. Sebagian besar mampu mengenali warna rambu, sekaligus menjelaskan makna dari beberapa rambu yang telah dipelajari.
"Kami berharap kegiatan itu dapat menambah pengetahuan murid mengenal rambu lalu lintas, sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk selalu mematuhi aturan di jalan demi keselamatan bersama," ujarnya.
Kepala MIN 16 Pidie Jaya, Muhammad Yusuf, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, materi mengenai rambu lalu lintas sangat bermanfaat karena membantu murid memahami aturan dasar keselamatan di jalan dengan cara yang mudah dipahami.
Baca juga: Pemulihan Pascabanjir, Mahasiswa KKN USK Suluh Emosi Dasar Murid MIN 16 Pidie Jaya
Dikatakan, kegiatan itu penting diberikan sejak dini, agar anak-anak terbiasa mengenali dan mematuhi rambu lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui kegiatan road smart terhadap edukasi murid kelas V MIN 16 Pidie Jaya, tentunya akan memiliki pengetahuan dasar mengenai rambu lalu lintas.
Juga akan mempraktikkan sebagai bagian dari budaya disiplin untuk keselamatan saat berkendaraan di jalan raya," pungkasnya. (*)