"Kami langsung menerjunkan personel untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan sekitar.” HERI JUNIARDI, Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kebakaran menghanguskan lahan seluas 10 hektare di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (30/7/2026). Hingga pukul 18.20 WIB, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan, sehingga tim gabungan masih bertahan di lokasi untuk mencegah kobaran api meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, mengatakan, laporan kebakaran diterima Pos Damkar BPBD Aceh Besar di Kecamatan Kuta Baro sekitar pukul 13.40 WIB. Informasi awal disampaikan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh yang mengetahui adanya kebakaran lahan di kawasan Bukit Radar Blang Bintang.
Dikatakan, cuaca panas serta banyaknya rumput ilalang dan ranting kayu yang mengering menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke area yang lebih luas. Lokasi kebakaran juga berada di sekitar kawasan wisata Bukit Bintang, sehingga petugas berupaya mencegah api mendekati area tersebut.
"Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Pos Induk serta pos terdekat untuk memperkuat penanganan kebakaran," ujarnya.
BPBD Aceh Besar mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Pos Kuta Baro, Pos Darul Imarah (Durung), dan Pos Induk dengan dukungan delapan personel. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan guna meminimalkan meluasnya kebakaran.
Selain personel BPBD Aceh Besar, upaya pemadaman juga melibatkan TNI AU, Koramil Blang Bintang, Polsek Blang Bintang, Satreskrim Polresta Banda Aceh, RAPI Aceh Besar, serta masyarakat setempat.
Ridwan menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.
Menyikapi meningkatnya potensi kebakaran lahan akibat cuaca panas, Ridwan mengimbau masyarakat tidak membuka lahan atau membakar sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan berpotensi melanggar hukum.
Ia juga meminta masyarakat segera berkoordinasi dengan aparatur gampong, Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau menghubungi layanan darurat BPBD Aceh Besar di 0811-671-3113 apabila menemukan kebakaran hutan maupun lahan agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Tahura dilalap api
Kebakaran juga menghanguskan satu hektare hutan Konservasi Tahura, Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kamis (30/7/2026). Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh bersama tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran tersebut.
Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor, AKP Heri Juniardi SE, mengatakan, personelnya bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran di kawasan Jalan Banda Aceh-Medan, wilayah Kecamatan Lembah Seulawah.
"Kami langsung menerjunkan personel untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan sekitar. Berkat respons cepat serta sinergi seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Kebakaran diduga dipicu kondisi cuaca kemarau yang menyebabkan vegetasi dan lahan mengering sehingga mudah terbakar. Luas area yang terdampak diperkirakan sekitar dua hektare.
Sementara itu, laporan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Tahura, Pocut Meurah Intan, menyebutkan, tim gabungan bergerak ke lokasi setelah menerima informasi masyarakat mengenai kebakaran di kawasan RPH Seulawah Inong, Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah.
Tim yang terdiri atas personel KPHK Tahura PMI, Polisi Kehutanan, Brimob Saree, Damkar, dan petugas Pos Seksi PKA Tahura tiba di lokasi sekitar pukul 14.47 WIB.
Di lokasi ditemukan sekitar satu hektare kawasan hutan konservasi terbakar serta empat batang kayu pinus yang diduga sengaja dibakar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Upaya pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit alat pemadam jet shooter. Sekitar pukul 16.00 WIB api berhasil dikendalikan, kemudian tim melanjutkan penyisiran terhadap sisa-sisa kayu yang masih berasap guna mencegah kebakaran kembali terjadi.(iw)